Program Prioritas Dibahas dalam Retreat Kabinet Merah Putih di Hambalang
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menerangkan pemerintah punya 18 proyek hilirisasi yang ditargetkan selama tiga bulan akan terealisasikan, di mana satu bulan pertama akan ada enam proyek akan ground breaking..-Disway.id/Anisha Aprilia-
HARIAN DISWAY - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan sejumlah capaian program prioritas pemerintah akan dibahas dalam retreat Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri, Selasa, 6 Januari 2026.
Prasetyo menjelaskan salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah sektor swasembada energi. Menurutnya, target lifting migas yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2025 berhasil terlampaui, meski pemerintah masih menilai perlu adanya percepatan agar target swasembada energi dapat segera tercapai.
“Dari sisi swasembada energi, misalnya, target lifting yang ditetapkan dalam APBN 2025 berhasil terlampaui. Namun, kita merasa perlu melakukan percepatan agar target swasembada energi dapat segera tercapai,” ujar Prasetyo di Hambalang.
Selain sektor energi, agenda retreat juga akan mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Program ini telah berjalan selama satu tahun sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025 dan hingga kini telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat dari target total 82,9 juta orang.
BACA JUGA:Prabowo Gelar Retret Kedua Kabinet Merah Putih di Hambalang Hari Ini
BACA JUGA:Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang, Seluruh Menteri Hadir
Prasetyo mengatakan evaluasi menyeluruh perlu dilakukan untuk memastikan efektivitas program tersebut. Pemerintah berharap target penerima manfaat dapat terpenuhi dengan tetap memperhatikan kualitas pelaksanaan di lapangan.
“Kita berharap target itu dapat terpenuhi, tentu dengan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan selama satu tahun,” tambahnya.
Agenda lain yang turut dibahas dalam retreat adalah realisasi program hilirisasi industri. Berdasarkan laporan Menteri Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, sejumlah proyek hilirisasi telah siap memasuki tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Januari 2026.
Proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari 18 proyek strategis yang telah disepakati dalam rapat terbatas bersama Presiden dan kementerian terkait. Pemerintah menilai percepatan hilirisasi menjadi kunci dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam serta memperkuat struktur industri nasional.
BACA JUGA:72 Pejabat Jatim Ikut Retret di Batu, Ini Agendanya..
BACA JUGA:Mendagri Buka Suara soal Skenario Retret Kedua Kepala Daerah
Selain itu, pemerintah juga menyoroti pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Hingga saat ini, program tersebut telah berjalan di 166 lokasi di berbagai daerah. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan penambahan sebanyak 104 titik baru.
Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo Subianto meminta agar pelaksanaan program-program prioritas tersebut dipercepat, baik dari sisi penyediaan sarana fisik maupun penguatan aspek nonfisik seperti sumber daya manusia dan tata kelola.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: