Fabio Quartararo di Tengah Krisis Yamaha: Saya Masih di Sini, Ini Baru Pemanasan!

Fabio Quartararo di Tengah Krisis Yamaha: Saya Masih di Sini, Ini Baru Pemanasan!

Fabio Quartararo (20), saat berswafoto bersama tim Monster Energy Yamaha, usai finis ketiga Sprint Race di GP Jerman di Sirkuit Sachsenring, pada 2025--Twitter Monster Energy Yamaha MotoGP @YamahaMotoGP

Ia hanya mampu mengakhiri musim di posisi ke-10 pada 2023 dan ke-13 pada 2024—kontras tajam dibandingkan kesuksesan sebelumnya.

Pada musim 2025, meski bisa mencatatkan lima pole position dan tiga podium, performa Quartararo tetap diwarnai inkonsistensi.

Motor Yamaha YZR-M1 kembali menjadi sorotan, dengan berbagai kendala teknis dan stabilitas yang membuatnya kesulitan bersaing secara konsisten di barisan depan sepanjang 22 seri balapan.

BACA JUGA:Era Inline-4 Resmi Berakhir! Yamaha Perkenalkan Mesin V4 untuk MotoGP 2026

BACA JUGA:Toprak Razgatlioglu Jalani Debut Yamaha M1-V4 di Aragon, Catatan Waktunya Mengejutkan!

Di atas kertas, Quartararo menutup musim dengan raihan 201 poin dan finis di posisi kesembilan klasemen akhir. Namun angka tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kompleksitas tantangan yang dihadapinya.

YZR-M1, motor andalan Yamaha, menjadi sumber kekecewaan bagi Quartararo. Masalah teknis dan kestabilan motor terus menghantui, sekaligus mengurangi peluangnya untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara dunia.

Pihak Yamaha telah memutuskan akan menggunakan motor generasi terbaru pada musim 2026, meski proyek M1-V4 disebut masih belum sepenuhnya sempurna.

Saat ini, rumor mengenai kemungkinan hengkangnya Quartararo dari Yamaha pada 2027 semakin santer terdengar.

Yamaha pun dikabarkan telah bergerak di balik layar dengan mengincar Francesco Bagnaia sebagai target utama, sementara Enea Bastianini menjadi opsi alternatif jika Quartararo benar-benar pergi.

Kini, masa depan berada di tangan Fabio Quartararo. Kontraknya bersama Monster Energy Yamaha akan berakhir pada penghujung 2026, dan evaluasi terhadap performa mesin generasi terbaru Yamaha akan dimulai pada tes pramusim resmi di Sepang, akhir Januari mendatang.

Hasil pengujian tersebut diyakini akan sangat mempengaruhi keputusannya: bertahan bersama pabrikan asal Iwata, Jepang, yang telah membesarkan namanya, atau mencari tantangan baru bersama tim lain.

Namun satu hal yang pasti, saat mesin-mesin MotoGP kembali meraung pada musim 2026, Fabio Quartararo belum habis!. (*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: