Kejutan! Ducati Ikat Pedro Acosta untuk MotoGP 2027, Abaikan Fabio Quartararo
Pedro Acosta, saat berdiskusi dengan teknisi KTM Racing MotoGP, di pengujian Sepang awal Februari 2026--Twitter M Sports @MSports_all
HARIAN DISWAY - Ducati akhirnya menentukan arah masa depannya. Pedro Acosta, talenta muda yang disebut-sebut sebagai proyek jangka panjang paling menjanjikan pabrikan Borgo Panigale. Keputusan itu menjadi sinyal perubahan peta kekuatan MotoGP menuju 2027.
Pada tahun 2024, Ducati MotoGP sebenarnya sempat berminat mendatangkan Fabio Quartararo dari Yamaha MotoGP, tepat ketika kontrak sang pembalap memasuki masa akhir. Momen tersebut bertepatan dengan penentuan siapa yang akan mendampingi Francesco Bagnaia di tim pabrikan Ducati, antara Marc Marquez atau Jorge Martin.
Namun karena Quartararo tidak tertarik dengan opsi kursi di tim satelit Ducati, ia memilih memperpanjang kontraknya bersama Yamaha MotoGP.
Terlepas dari penampilan impresif El Diablo pada tahun 2025 bersama Yamaha YZR-M1 yang notabene kurang bertenaga, tawaran yang ia nantikan dari pabrikan Borgo Panigale itu pada akhirnya tidak akan pernah datang.
BACA JUGA:MotoGP Butuh Jendela Transfer? Rivola Buka Wacana di Tengah Panasnya Bursa 2027
BACA JUGA:Insiden Valencia Ubah Peta Gresini, MotoGP Bahas Regulasi Pembalap Ketiga
Ducati justru memutuskan mengambil arah yang berbeda. Mereka bersiap memperkenalkan Pedro Acosta sebagai pembalap baru dalam waktu dekat, sementara Quartararo dikabarkan akan bergabung dengan Honda.
“Saya tidak terkejut, karena informasi yang saya dapatkan sejak tahun lalu menyebutkan bahwa Ducati tidak sepenuhnya tertarik pada Quartararo, 100 persen,” ujar jurnalis MotoGP, Oriol Puigdemont, dalam podcast Paddock Pass, terkait keputusan Ducati merekrut Pedro Acosta.
Ducati disebut sangat tertarik dengan gagasan merekrut Acosta, yang dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia balap motor saat ini.
Puigdemont juga membayangkan bahwa pembalap Spanyol berusia 21 tahun itu rela menerima pemotongan gaji demi bisa membela tim paling dominan di grid MotoGP. Sebelumnya, Acosta memang pernah menyatakan bahwa dirinya bukanlah tipe pembalap yang termotivasi oleh bayaran besar.
Kabarnya, Ducati bahkan telah mencapai kesepakatan dengan Pedro Acosta sebelum mereka menyelesaikan pembicaraan kontrak dengan Marc Marquez, sebuah indikasi kuat tentang posisi tawar Acosta di pasar pembalap menuju 2027.
"Mereka sangat, sangat tertarik pada Pedro Acosta. Mereka benar-benar tergila-gila padanya, dan ke sanalah arah mereka," ujar Puigdemont.

Pedro Acosta, saat peluncuran tim Red Bull KTM Factory Racing, pada 27 Januari 2026--Twitter Red Bull KTM Factory Racing @KTM_Racing
Situasi ini dinilai mirip dengan langkah yang pernah diambil Marc Marquez sebelum musim 2024, ketika ia memutuskan meninggalkan Honda dan menerima bayaran lebih rendah demi membalap bersama tim satelit Ducati Gresini Racing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: