Comeback Marc Marquez Makin Dekat, Ducati Siapkan Tes di Sirkuit Aspar
Marc Marquez, saat berada di paddock Ducati Lenovo pada MotoGP 2025--Twitter Ducati Corse @ducaticorse
HARIAN DISWAY - Marc Marquez kembali menggemparkan paddock MotoGP. Baru 95 hari pasca cedera Mandalika, suara “Baby Alien” sudah siap turun ke lintasan bersama Ducati—lebih cepat dari semua prediksi medis.
MotoGP kembali dikejutkan oleh kabar terbaru dari “The Baby Alien”, Marc Marquez. Di saat banyak pihak—termasuk pengamat medis—memprediksi proses pemulihan cederanya akan memakan waktu sekitar 4 hingga 5 bulan (sekitar 150 hari), Marc Marquez justru bersiap memberikan pencatatan fakta yang sama sekali berbeda.
Marc Marquez kini berada dalam kondisi prima. Ia akan mencatatkan penampilan pertamanya di lintasan sejak mengalami cedera di GP Mandalika, yang terjadi 95 hari lalu.
Pihak Ducati telah mengkonfirmasi bahwa Marc Marquez akan kembali turun ke lintasan pada Kamis, 8 Januari, dan Jumat, 9 Januari, dengan mengendarai Ducati Panigale V2.
Namun, lokasi uji coba yang dipilih bukan Sirkuit Ricardo Tormo Valencia seperti yang dilaporkan sebelumnya, melainkan Sirkuit Aspar di Guadassuar.
BACA JUGA:Valentino Rossi di Persimpangan: Bertahan di Ducati atau Berjudi Bersama Aprilia
BACA JUGA:Mukan Marc! Alex Marquez Pimpin Pengembangan Ducati GP26
Secara logistik, keputusan pemindahan lokasi uji coba ini merupakan langkah yang sangat cerdas dan strategis, dengan sejumlah alasan kuat:
- Sirkuit Aspar memiliki panjang sekitar 2,2 kilometer dengan total 20 tikungan. Sirkuit ini sangat menantang secara fisik dan teknis, namun tidak memiliki lintasan lurus yang panjang seperti sirkuit MotoGP pada umumnya.
- Untuk latihan perdana pasca cedera, karakteristik tersebut membuat Sirkuit Aspar jauh lebih ideal untuk menguji sensasi motorik serta kelenturan sendi dan otot, tanpa harus menghadapi terpaan angin ekstrem dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam.
Menariknya, Marc Marquez memilih mengendarai Ducati Panigale V2 (955 cc V-Twin) dibandingkan Ducati Panigale V4S yang memiliki tenaga lebih besar.
Secara analitis, terdapat pesan teknis yang cukup jelas di balik keputusan ini:
- Panigale V2 lebih ringan dan memiliki karakter penyaluran tenaga yang lebih halus dibandingkan keganasan mesin V4. Bagi pembalap dengan kondisi lengan dan bahu yang baru pulih, karakter ini mampu meminimalisir stres akibat akselerasi brutal.
- Panigale V2 memaksa pembalap untuk lebih mengandalkan teknik corner speed serta racing line yang presisi. Dikombinasikan dengan karakter Sirkuit Aspar yang berkelok-kelok, sesi ini sekaligus menjadi uji nyata apakah mobilitas bahu Marc Marquez telah kembali normal untuk melakukan pengereman terlambat dan kemiringan sudut ekstrem.
BACA JUGA:Ducati Tancap Gas! GP27 Siap Diuji Pirro dan Bulega Mulai 2026
BACA JUGA:Tes MotoGP Valencia Gempar: Aerodinamika Aprilia Lebih Liar dari Ducati
Sekali lagi, Marc Marquez membuktikan bahwa proses pemulihannya berjalan jauh lebih cepat dibandingkan ekspektasi manusia pada umumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: