Sinopsis Suka Duka Tawa, Kisah Pahit di Balik Humor Segar Komika

Sinopsis Suka Duka Tawa, Kisah Pahit di Balik Humor Segar Komika

Sinopsis Suka Duka Tawa, kisah pahit di balik humor kocak komika. Foto: Rachel Amanda memerankan Tawa, seorang komika yang merintis karier di televisi. -Bion Entertainment-

HARIAN DISWAY - Apakah Anda setuju, bahwa orang yang sering membuat orang lain tertawa, sejatinya memiliki hati yang paling nelangsa? Buktinya, banyak pelawak yang kehidupannya di luar panggung tragis.

Hal itulah yang ditangkap dalam film Suka Duka Tawa, film Indonesia yang tayang mulai Kamis, 8 Januari 2026. Lewat kisah seorang komika, film besutan Aco Tenriyagelli itu mengangkat isu berat dalam balutan komedi dan drama.

Suka Duka Tawa menyoroti Tawa, seorang komika perempuan, yang kerap menjadikan ayahnya sebagai bahan jokes. Di balik tawa audiens, Tawa menyimpan kepahitan atas sikap sang ayah yang meninggalkannya sejak kecil.

Perasaan anak yang selama ini tidak pernah terungkap, serta kerapuhan orangtua yang mencoba mendapat kesempatan kedua, menjadi suguhan konflik yang mengundang tawa. Namun akhirnya menguras air mata.

BACA JUGA:Wow! Film 5 Cm Dibuatkan Sekuel Setelah 14 Tahun, Usung Judul 5 Cm: Revolusi Hati

BACA JUGA:Tayang di Netflix, Ini 5 Fakta Menarik Film Tinggal Meninggal

Penasaran kelanjutannya? Yuk simak sinopsis Suka Duka Tawa berikut ini.

Sinopsis Suka Duka Tawa


Sinopsis Suka Duka Tawa, kisah pahit di balik humor kocak komika. Foto: Rachel Amanda memerankan Tawa, seorang komika yang merintis karier di televisi.-Bion Entertainment-

Tawa (diperankan Rachel Amanda), selalu menjadi sumber keceriaan bagi orang-orang di sekitarnya. Maklum, dia sedang merintis karier sebagai komika alias pelawak tunggal. Memang harus lucu.

Dia mewarisi darah komedi dari ayahnya, Keset (Teuku Rifnu Wikana). Keset adalah seorang pelawak legendaris yang dulu kerap tampil di berbagai acara televisi. Dengan humor-humor jadul yang slapstick, receh, tapi lucu banget.

Tawa sering menonton acara sang ayah. Namun dengan penuh kebencian. Sebab, Keset meninggalkan dia dan ibunya, Cantik (Marissa Anita), waktu dia masih balita. Demi mengejar karier sebagai komedian.

Suatu hari, open mic-nya yang dilakukan Tawa di sebuah kafe viral. Dia pun percaya diri untuk mengikuti audisi stand-up comedy di televisi. Tema andalannya, tentu saja, adalah aksi sang ayah yang pergi darinya.

BACA JUGA:7 Film Horor Indonesia Tayang Januari 2026, Cerita Mistis Lokal Siap Mengguncang Bioskop

BACA JUGA:Gisella Anastasia dan Gading Rujuk Lagi di Film Komedi Modual Nekad, Penonton Nobar Terpingkal!

Semakin keras dia merundung diri sendiri lewat tema ayah, semakin lucu. Juri tergelak, audiens ngakak. Makin viral juga video-videonya. Hasilnya, dia memenangkan kompetisi stand-up comedy tersebut.

Impian Tawa menjadi komedian pun sukses. Baru menetas, dia sudah dikontrak membintangi sebuah program lawak di televisi. Sejenak, Tawa bahagia. Dia menjalani hari-hari bersama dua sahabatnya, Iyas (Bintang Emon) dan Adin (Enzy Storia) dengan gembira.


Sinopsis Suka Duka Tawa, kisah pahit di balik humor kocak komika. Foto: Rachel Amanda (kanan) dan Teuku Rifnu Wikana yang memerankan ayah dan anak.. -Bion Entertainment-

Namun, pada waktu yang tidak dia duga-duga, seorang pria datang ke studio TV tempat Tawa syuting. Ia adalah Keset, ayah yang selalu disebut Tawa dalam komedinya. Yang bikin orang tertawa, tapi bikin hati Tawa teriris pedih.

"Tawa, izinkan bapak bantu kamu, ya. Masih banyak aib bapak yang bisa kamu tulis," kata Keset, sembari menyerahkan kotak makan. Tawa, yang perasaannya sudah membatu, membuang kotak itu ke tempat sampah.

BACA JUGA:Deretan Film Indonesia Tayang Januari 2026: Horor, Drama, hingga Komedi yang Wajib Ditonton

BACA JUGA:Musuh dalam Selimut Hadirkan Banyak Plot Twist yang Bakal Bikin Penonton Kesal

Tawa pun menghadapi realitas yang selama ini ia hindari. Berbagai kenangan lama perlahan muncul kembali. Momen-momen yang mengaitkan hatinya dengan masa lalu yang ingin ia lupakan.

Keset benar-benar ingin mendapatkan kesempatan kedua. Memperbaiki hubungan antara ayah dan anak yang sudah ia rusak sendiri bertahun-tahun yang silam.

Hubungan Tawa dengan tokoh-tokoh di sekitarnya pun diuji. Sahabat yang terbiasa melihat karakter humorisnya kini mulai melihat sisi lain. Sisi yang rapuh, gelisah, dan sisi di mana Tawa belum selesai dengan masa lalunya.


Sinopsis Suka Duka Tawa, kisah pahit di balik humor kocak komika. Foto: Rachel Amanda (kanan) dan Marissa Anita dalam salah satu adegan Suka Duka Tawa.-Bion Entertainment-

Iyas menyarankan Tawa untuk memaafkan sang ayah. "Materi tuh, semakin deket semakin bagus," katanya. Dan Tawa, demi karier, menerima saran itu. Namun, gara-gara itu juga, muncul konflik baru. Sang ibu merasa Tawa jadi semakin jauh darinya.

BACA JUGA:Sinopsis Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t, Upaya Menjatuhkan Presiden Lewat Jalur Mistis

BACA JUGA:Bertabur Bintang! Deretan Pemeran Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t dari Andre Taulany sampai Cak Lontong

Konflik batin Tawa mencapai puncaknya di sebuah titik ketika ia menyadari bahwa sebuah tawa tak lagi cukup untuk menyembuhkan dirinya sendiri.

Di sinilah kisah Suka Duka Tawa berbelok tajam. Dari drama komedi menjadi cerita tentang penerimaan, keberanian menghadapi masa lalu, dan pentingnya hubungan manusia dalam proses penyembuhan.

Tawa akhirnya harus memilih. Antara bersembunyi di balik tawa yang membuatnya terhindar sementara dari rasa sakit, atau membuka diri pada kenyataan yang ia takutkan selama bertahun-tahun.

Suka Duka Tawa hadir bukan sekadar sebagai tontonan drama yang mengandalkan emosi. Ia mengajak penonton menyadari bahwa tawa tidak selalu lahir dari kebahagiaan. DAn kesedihan tak selalu harus ditangisi sendirian.

Dibintangi juga oleh deretan komika top seperti Pandji Pragiwaksono, Abdel Achrian, Adjis Doaibu, dan Sas Widjanarko, film itu terasa dekat dan relevan. Terutama bagi para penonton yang pernah belajar tersenyum di tengah rasa sakit. (*)

*) Peserta Maganghub Kemnaker RI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber