Pemimpin Brazil, Kolombia, dan Meksiko Berdiskusi Virtual Bahas Serangan AS ke Venezuela

Pemimpin Brazil, Kolombia, dan Meksiko Berdiskusi Virtual Bahas Serangan AS ke Venezuela

Presiden Brazil, Lula berpartisipasi dalam sebuah upacara di Istana Planalto di Brasilia, Brazil, pada hari Rabu-Ton Molina-Getty Images

HARIAN DISWAY - Presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva melakukan panggilan telepon tingkat tinggi dengan Presiden Kolombia, Guztavo Petro pada Kamis, 8 Januari 2026.

Sambungan telepon tersebut dilaporkan juga membahas serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela 

Dalam panggilan tersebut, Lula menyatakan bahwa negaranya, Brazil menentang serangan yang dilakukan oleh AS dan penggunaan kekuatan militer terhadap Venezuela.

Ia juga menyerukan untuk menyelesaikan permasalahan secara damai melalui negosiasi. 

Dalam percakapan tersebut, Lula juga menyebutkan bahwa intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela sebagai sebuah pelanggaran terhadap Piagam PBB, hukum internasinasional, dan kedaulatan Venezuela. 

Berdasarkan pada cuitan Lula melalui platform X, ia juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas penggunaan kekerasan terhadap Venezuela. 

BACA JUGA:Serangan AS ke Venezuela Tewaskan 100 Tentara dan Warga Sipil, Presiden Delcy Hadiri Upacara Penghormatan

vBACA JUGA:Delcy Rodriguez Ajak AS Kerjasama Daripada Ambil Alih Venezuela


Presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva--Reuters

"Kami tegaskan kembali bahwa tindakan ini (serangan AS,Red) dapat menciptakan preseden berbahaya bagi perdamaian dan keamanan regional, serta bagi tatanan internasional," tulis Lula melalui akun pribadinya di X.

Lula meyatakan bahwa penyelesaian permasalahan kedua negara juga harus menghargai dan menghormati hak-hak dan kehendak rakyat Venezuela. 

Dalam pernyataan tertulisnya di X, Lula juga menyambut dengan baik pengumuman pemerintahan Venezuela terkait pembebasan tahanan politik, baik nasional dan asing. 

"Brazil dan Kolombia menegaskan kembali niat mereka untuk terus bekerja sama demi perdamaian dan stabilitas di Venezuela, negara yang memiliki perbatasan luas dengan kita," tulis Lula di akun pribadinya.

BACA JUGA:Maduro Ditangkap, Mahkamah Agung Venezuela Tunjuk Wapres Delcy Jadi Presiden Interim

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: cnn