SEA Games Plus: Membongkar Kemapanan, Menguji Solidaritas Olahraga Asia Tenggara

SEA Games Plus: Membongkar Kemapanan, Menguji Solidaritas Olahraga Asia Tenggara

ILUSTRASI SEA Games Plus: Membongkar Kemapanan, Menguji Solidaritas Olahraga Asia Tenggara.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

SELAMA puluhan tahun, SEA Games dipuja sebagai pesta olahraga Asia Tenggara –simbol persahabatan, solidaritas, dan kebanggaan kawasan. 

Namun, di balik gegap gempita upacara pembukaan dan euforia juara umum, SEA Games juga menyimpan masalah laten: manipulasi cabang olahraga, ambisi tuan rumah yang berlebihan, dan pembinaan atlet yang kerap jauh dari jalur Olimpiade. 

Di titik itulah gagasan SEA Games Plus muncul –bukan sekadar sebagai inovasi, melainkan juga sebagai tantangan langsung terhadap kemapanan olahraga Asia Tenggara.

BACA JUGA:Revolusi SEA Games

BACA JUGA:Jawaban KOI Terkait Potensi Indonesia Sebagai Tuan Rumah SEA Games Mendatang

Inisiatif yang digagas NOC Indonesia di bawah kepemimpinan Raja Sapta Oktohari itu sontak memicu perdebatan regional. Filipina menyambut, sedangkan pengamat olahraga Malaysia menyuarakan kekhawatiran. 

Pertanyaannya bukan lagi perlu atau tidak, melainkan: apakah Asia Tenggara berani berubah atau justru takut kehilangan zona nyaman?

APA SEA GAMES PLUS?

SEA Games Plus bukanlah SEA Games biasa yang ”ditambahi peserta”. Gagasan itu menawarkan format baru multievent regional dengan melibatkan negara di luar ASEAN seperti Australia, Selandia Baru, Fiji, dan Bhutan. Rencananya, edisi perdana digelar di Filipina pada 2028, setahun setelah SEA Games Ke-34 di Malaysia.

BACA JUGA:Indonesia Raih 91 Emas di SEA Games 2025, Atlet Tunggu Bonus Rp1 Miliar dari Presiden Prabowo

BACA JUGA:Peringkat Kedua SEA Games dengan 91 Emas, Indonesia Capai Posisi Terbaik Setelah 3 Dekade

Yang kerap luput dipahami publik adalah tujuan substantifnya. SEA Games Plus tidak diniatkan sebagai ajang adu medali semata, tetapi sebagai alat reformasi. 

Indonesia ingin menggeser orientasi olahraga kawasan dari perburuan gelar juara umum menuju pembinaan cabang olahraga Olimpiade yang lebih terukur dan berkelanjutan. 

Dengan kata lain, SEA Games Plus adalah kritik diam-diam terhadap wajah SEA Games selama ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: