Trump Segera Berlakukan Tarif 25% Bagi Setiap Negara yang Berbisnis Dengan Iran
Presiden AS, Donald Trumo berbicara pada para media pers di dalam pesawat Air Force One dalam perjalanan menuju Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, 11 Januari 2026-Julia Demaree Nikhinson-AP
HARIAN DISWAY - Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi mengumumkan bahwa ia akan memberlakukan tarif 25% pada impor barang dari negara-negara yang memiliki hubungan ataupun kerja sama perdagangan dengan Iran.
Disadur dari BBC, pemberlakuan tarif 25% tersebut merupakan sebuah langkah yang dapat menekan Teheran seiring dengan protes anti-pemerintah yang telah memasuki pekan ketiga.
Sementara itu, CNN melaporkan bahwa pengumuman tersebut tampaknya berarti seluruh barang yang berasal dari China, mitra dagang utama bagi Iran dan Amerika Serikat, akan menjadi jauh lebih mahal untuk diimpor.

Demonstrasi anti-pemerintah pada 8 Januari 2026 di Teheran, Iran--Getty Images
"Mulai berlaku segera, setiap negara yang melakukan bisnis dengan Republik Islam Iran akan dikenakan tarif sebesar 25% untuk semua bisnis yang dilakukan dengan Amerika Serikat," tulis presiden AS tersebut melalui akun pribadinya di Truth Social pada Senin, 12 Januari 2026 waktu setempat.
BACA JUGA:Iran Percepat Produksi Rudal, Targetkan 2.000 Peluncuran Sekaligus Hadapi Israel
BACA JUGA:500 Orang Tewas Dalam Gelombang Protes di Iran, Trump Pertimbangkan Intervensi Militer
Dalam pernyataan tertulisnya, Trump tidak menjelaskan lebih lanjut terkait rincian pemberlakuan tarif 25% maupun negara mana yang melakukan bisnis dengan Iran.
Gedung Putih juga menolak untuk memberikan informasi terperinci mengenai tarif 25% tersebut dan bagaimana pemerintahan Trump akan menerapkannya.
"Perintah ini bersifat final dan mengikat," tutup Trump pada pernyataannya di media sosial Truth.

Presiden AS, Donald Trump menjawab pertanyaan pers di atas pesawat Air Force One dalam perjalanan kembali ke White House--Getty Images
Disadur dari CNN, tarif baru tersebut dapat berarti tarif minimum 45% untuk seluruh barang yang diimpor dari China, jika dibandingkan dengan tarif saat ini yang sebesar 20%.
BACA JUGA:Perang Narasi Soal Iran Pascakonflik dengan Israel, Antara Cinta Negeri atau Ubah Rezim
BACA JUGA:Netanyahu Sebut Israel Menang Lawan Iran, Buka Peluang Bebaskan Sandera di Gaza
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: bbc