ITS Gagas Solusi Adaptif Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Kawasan, Pernah Raih Juara INOVBOYO 2025

ITS Gagas Solusi Adaptif Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Kawasan, Pernah Raih Juara INOVBOYO 2025

Tim ELECTICS menunjukkan inovasi sistem pengelolaan sampah yang mereka gagas pada INOVBOYO 2025-Aufaa untuk Harian Disway-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Tim ELECTICS dari Fakultas Teknologi Elektro dan Informastika Cerdas (FTEIC), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya membawa gagasan inovatif. Yakni terkait sistem pengelolaan sampah untuk diterapkan di suatu daerah.

Inovasi itu hadir sebagai solusi atas tantangan limbah plastik. Tim ELECTICS mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan dan sistem digital yang aplikatif untuk masyarakat.

Tim memilih Kelurahan Simokerto, Surabaya, sebagai objek riset mereka. Pemilihan itu berasal dari inisiatif Rio Tria Hardhitya, S.ST., staf akademika FTEIC. Ia sebelumnya telah menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pihak kelurahan.

Dari komunikasi tersebut, warga menyampaikan keresahan terkait sistem pengelolaan sampah yang masih belum optimal.

BACA JUGA:Aplikasi Caregiver-Assitant Karya Mahasiswa ITS Bantu Perawatan Lansia, Pernah Raih Juara 1 GEMASTIK 2025

BACA JUGA:Inovasi Alat Deteksi TBC lewat Suara Batuk Karya Mahasiswa ITS, Pernah Raih Medali Emas PIMNAS 2025

"Pengelolaan sampah di kawasan terkait sudah ada. Namun, warga merasa dalam mekanismenya masih kurang optimal," ujar Maulina.

Ide tersebut kemudian dikembangkan lebih lanjut bersama dua mahasiswa Sistem Informasi, Maulina Nur Laila dan Aufaa Hafizhah Brarida.

"Kami melakukan analisis terlebih dahulu mengenai apa saja yang belum optimal," ujar Rio. Mereka pun mulai merancang sistem untuk menjawab kebutuhan warga yang sesuai dengan kondisi lapangan.

Dalam mengatasi masalah sampah plastik itu, ELECTICS menawarkan tiga pilar solusi konkret. Pertama, pemilahan sampah tingkat plastik. Guna mengklasifikasikan jenis limbah secara sistematis.

BACA JUGA:Canggihnya VertiCrab, Sistem Apartemen Berbasis IoT pada Budidaya Kepiting Karya Mahasiswa ITS

BACA JUGA:Housing Strategy, Inovasi Mahasiswa ITS Tekan Emisi Karbon di Gedung Perkantoran


Produk bernilai dari limbah tutup botol plastik dibuat dengan mesin press-Adinda Rahmatanti-

Pemilahan sampah dilakukan di tingkat RW berdasarkan jenis bahan, warna, kebersihan, dan potensi pengolahan menggunakan wadah berlabel terstandar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: