Hari Kedua Lebaran, Taman Bungkul Relatif Lebih Lengang Ketimbang Hari Minggu Biasa

Hari Kedua Lebaran, Taman Bungkul Relatif Lebih Lengang Ketimbang Hari Minggu Biasa

Suasana pagi di Taman Bungkul Surabaya pada hari kedua Lebaran terlihat lebih lengang, warga tetap berolahraga dan bersantai.-Amelia Puspa Ningrum-Harian Disway

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Suasana Taman Bungkul pada hari kedua Lebaran, Minggu, 22 Maret 2026 tidak seramai hari-hari Minggu biasanya. Aktivitas warga Surabaya masih terpusat di rumah-rumah bersama keluarga besar dan kerabat.

Berkaitan dengan libur Lebaran,Pemerintah Kota Surabaya meniadakan car free day (CFD) yang biasanya rutin digelar pada Minggu pagi. Itu menjadi alasan menurunnya aktivitas di Taman Bungkul.

Pantauan Harian Disway pada pukul 07.00 WIB, beberapa warga tetap berdatangan ke Taman Bungkul. Hampir semuanya memakai baju olahraga. Tujuan mereka pagi itu tetaplah berolahraga.

Ada yang jogging, bersepeda, atau sekadar jalan santai. Ada pula yang mengajak anak-anaknya untuk bermain di playground yang tersedia di Taman Bungkul. 

BACA JUGA: Prabowo Buka Istana untuk Warga saat Lebaran, Anak-Anak Dapat Hiburan Spesial

BACA JUGA: Ide Kegiatan Lebaran Tanpa Mudik, Cara Seru Rayakan Idulfitri di Rumah

Gabriella termasuk salah satu yang datang untuk bersepeda. Mahasiswi asal Palu yang berkuliah di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya itu mengaku rutin ke Taman Bungkul tiap Minggu pagi.

“Biasanya dari jam 6 sampai jam 8. Tapi hari ini tadi datangnya siang. Jam 9 dari gereja langsung ke sini,” ujar perempuan yang biasa disapa Gabby itu. 

Dibandingkan hari Minggu biasa, Taman Bungkul pagi itu memang lebih sepi. Hanya beberapa saja yang datang untuk berolahraga. 

Selain kalangan sport enthusiasts yang tetap datang ke Taman Bungkul, beberapa keluarga juga terlihat menikmati suasana Minggu pagi di taman tersebut.

BACA JUGA: Pemkot Surabaya Kampanyekan Stop Perkawinan Anak di CFD Taman Bungkul

BACA JUGA: Dewan Surabaya Dukung Proyek Revitalisasi Skatepark Kalimas dan Taman Bungkul

Sebagian besar bersantai, dan sebagian lainnya sengaja berburu sarapan dan jajanan ringan. Penjual di Taman Bungkul pun tidak sebanyak biasanya. Rata-rata mudik ke kampung halaman untuk berhari raya bersama keluarga besar.

Sari Tri Wulan tidak termasuk pedagang kaki lima yang mudik. Sejak pagi, dia menjajakan martabak dan lumpia di taman yang terletak di Jalan Raya Darmo tersebut. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: