Aturan Pajak Baru Bikin iPhone 17 di Indonesia Makin Mahal? Begini Hitungannya

Aturan Pajak Baru Bikin iPhone 17 di Indonesia Makin Mahal? Begini Hitungannya

Ini penjelasannya bagaimana dampak kebijakan impor memengaruhi harga iPhone 17. --Apple

HARIAN DISWAY - Pemerintah menyiapkan kebijakan baru terkait pajak impor elektronik pada 2026. Hal itu diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap harga barang elektronik yang diimpor, termasuk smartphone premium seperti iPhone 17.

Perubahan tarif dan struktur pajak dipandang berpotensi mendorong kenaikan harga jual di pasar domestik. Meskipun sejumlah aturan baru juga mencoba meredam dampaknya.

Analisis itu menggabungkan data ekonomi pajak, kebijakan impor, dan tren harga gadget di Indonesia menjelang 2026.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia sudah melakukan berbagai langkah reformasi tarif impor untuk menjaga keseimbangan neraca perdagangan dan mendukung industri domestik.

BACA JUGA:Apple Gandeng Samsung Jadi Pemasok Utama RAM iPhone 17, Ini Alasannya!

BACA JUGA:Cara Memesan iPhone 17 Pro Max, Siap-Siap War dari Sekarang

Menurut sumber luar negeri yang memprediksi perubahan tarif pada produk elektronik global, tarif pada produk seperti ponsel akan diturunkan drastis hingga 0,5 persen di beberapa negara untuk mendorong impor elektronik dengan biaya yang lebih efisien.

Namun, itu belum tentu berlaku secara langsung di Indonesia. Karena bergantung pada kebijakan domestik yang spesifik dan perjanjian perdagangan yang berlaku.


Sudah tak sabar memesan iPhone 17 Pro Max? Ini caranya!--nouvelle

Secara teoretis, pengurangan tarif impor bisa menurunkan harga barang elektronik secara global. Namun dalam konteks Indonesia, beberapa faktor struktural lain justru membuat harga ponsel mahal tetap bertahan.

Misalnya, meskipun ada pembicaraan untuk merelaksasi beberapa tarif impor, pemerintah tetap menerapkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan berbagai pungutan lain yang menjadi komponen besar dari harga akhir barang di pasaran.

BACA JUGA:Samsung Galaxy A17 5G: HP Serba Guna Harga Rp 3,6 Jutaan

BACA JUGA:7 HP 5G Terbaru Jelang 2026, Mulai Entry Level Hingga Flagship

Indonesia sempat berencana menaikkan PPN dari 11 persen menjadi 12 persen pada awal 2025. Hal itu langsung memengaruhi harga barang elektronik termasuk smartphone.

Perangkat elektronik seperti iPhone yang diimpor dikenai PPN serta bea masuk. Dan biaya itu dibebankan kepada konsumen ritel.

Data ilustratif menghitung biaya pajak impor iPhone 17 dari luar negeri menunjukkan bea masuk sekitar 7,5 persen. Ditambah PPN 12 persen, plus biaya lain, total pajak untuk satu unit iPhone juta bisa mencapai lebih dari Rp2,4 juta.

Itu berarti, pajak dapat menambah puluhan persen dari harga ponsel sebelum masuk pasar domestik. Karena harga aslinya hanya USD799, atau sekitar Rp13 juta.


Update harga iPhone 17 Pro dan Pro Max jelang Nataru 2025/2026.--The Verge

Perhitungan itu menegaskan bahwa struktur pajak tak hanya tentang tarif bea masuk. Tapi juga PPN dan potensi pajak penghasilan (PPh) bagi importir yang menambah beban biaya impor.

BACA JUGA:Fitur-Fitur Kecil di iPhone 17 Pro Max yang Berdampak Besar

BACA JUGA:Spesifikasi Lengkap iPhone 17 Pro Max yang Dibanderol Rp19 Jutaan

Sementara itu, data pasar lokal menunjukkan dinamika harga perangkat Apple sendiri juga dipengaruhi oleh faktor non-pajak. Seperti nilai tukar mata uang, strategi penetapan harga global, dan ketersediaan stok.

Sebelum peluncuran iPhone 17 pada Oktober 2025, harga iPhone generasi sebelumnya seperti iPhone 16 dan variannya sempat mengalami kenaikan. Antara puluhan ribu hingga lebih dari Rp1 juta, karena strategi penyesuaian pasar dan faktor kurs.

Aspek lain yang turut memengaruhi harga adalah perizinan impor produk teknis, termasuk iPhone 17.

Pemerintah menyatakan siap memproses izin impor produk baru Apple bila perusahaan memenuhi semua persyaratan teknis dan administratif. Seperti rekomendasi kementerian terkait serta standar tingkat komponen dalam negeri (TKDN).


Perubahan harga iPhone 17 di Indonesia akibat kenaikan pajak.-GSM Arena-

Proses administratif itu bisa memengaruhi waktu masuknya produk ke pasar dan pada gilirannya harga yang dibentuk distributor lokal.

BACA JUGA:Spesifikasi AirPods 3 yang Cocok dengan Efisiensi iPhone 17

BACA JUGA:Bocoran Spesifikasi Apple Watch Series 11, Penunjang iPhone 17 Pengawas Kesehatan

Ekonom dan pengamat industri memperkirakan, bahwa meskipun kebijakan yang menurunkan tarif tarif dapat secara teoritis menekan harga, kenyataannya beberapa jenis tariff dan pajak lain tetap bisa menaikkan harga akhir gadget di Indonesia.

PPN, bea masuk, biaya distribusi, serta kemungkinan penyesuaian harga strategis oleh produsen global seperti Apple menjadi faktor yang saling berkaitan.

Hal ini menunjukkan bahwa konsumen smartphone premium seperti iPhone 17 harus bersiap dengan harga yang tidak turun drastis meski ada perubahan struktur pajak internasional.

Di lain pihak, reformasi pajak dan upaya pemerintah menjadi lebih efisien dalam administrasi impor dimaksudkan untuk membuka ruang perdagangan yang lebih kompetitif.

Meskipun dampaknya terhadap harga riil produk seperti iPhone 17 masih harus dipantau secara jangka menengah. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber