Sudah Bayar Fidyah tapi Masih Harus Ganti Puasa? Ini Penjelasan Lengkapnya

Sudah Bayar Fidyah tapi Masih Harus Ganti Puasa? Ini Penjelasan Lengkapnya

Beras zakat, Sudah Bayar Fidyah tapi Masih Harus Ganti Puasa Ini Penjelasan Lengkapnya-Freepik-google

HARIAN DISWAY - Puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat. Meski demikian, Islam memberikan keringanan bagi mereka yang tidak mampu menjalankan Puasa dengan alasan tertentu.

Anda sudah tahu, salah satu keringanan tersebut adalah fidyah. Namun, masih banyak yang bertanya, apakah seseorang yang sudah membayar fidyah tetap diwajibkan mengganti puasa yang ditinggalkan?

Pertanyaan itu penting dijawab dengan tepat. Sebab, fidyah dan qadha puasa memiliki fungsi dan ketentuan yang berbeda dalam syariat Islam.

Kesalahan memahami keduanya dapat berdampak pada sah-tidaknya kewajiban yang seharusnya ditunaikan. 

Pengertian Fidyah dan Qadha Puasa

BACA JUGA:Ramadan Sudah Dekat, Ketahui Cara Bayar Utang Puasa dengan Fidyah

BACA JUGA:Kapan Waktu yang Tepat Membayar Zakat Fitrah? Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis

Untuk memahami persoalan tersebut, penting membedakan antara fidyah dan qadha puasa. Fidyah adalah tebusan yang dibayarkan dengan cara memberi makan fakir miskin. 


Ilustrasi Fidyah, Sudah Bayar Fidyah tapi Masih Harus Ganti Puasa Ini Penjelasan Lengkapnya-Freepik-google

Fidyah dilaksanakan sebagai pengganti puasa yang tidak dapat dilaksanakan. Sementara itu, qadha puasa adalah kewajiban mengganti puasa Ramadan di hari lain.

Dalam kondisi tertentu, Fidyah dapat menggantikan puasa secara penuh. Namun, pada kondisi lain, fidyah tidak menggugurkan kewajiban qadha. Perbedaan itulah yang sering menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Hukum Membayar Fidyah dan Mengganti Puasa

Apakah sudah membayar fidyah tetap harus mengganti puasa? Jawabannya sangat bergantung pada kondisi orang yang meninggalkan puasa. 

BACA JUGA:Muhammadiyah: Awal Ramadan 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Februari 2026

BACA JUGA:Apakah Ramadan Benar-Benar Meninggalkan Kita?

Akan diberi kelonggaran bagi orang yang menderita penyakit kronis dan tidak memiliki harapan. Juga misalnya lansia yang sudah tidak mampu berpuasa secara permanen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: baznas