Pertamina Hulu Energi Yakin Migas Tetap Jadi Pilar Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Hulu Energi Yakin Migas Tetap Jadi Pilar Ketahanan Energi Nasional

Bayu menjadi pembicara Pembekalan Calon Wisudawan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Selasa 20 Januari 2026-Dok. PT PHE-

YOGYAKARTA, HARIAN DISWAYTransisi menuju energi rendah karbon sedang terjadi. Meski begitu, PT Pertamina Hulu energi (PHE) meyakini minyak dan gas bumi (migas) masih menjadi penopang utama ketahanan energi nasional. 

Keyakinan itu disampaikan Direktur Keuangan PHE Bayu Kusuma Dewanto, saat menjadi pembicara Pembekalan Calon Wisudawan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Periode II Tahun Akademik 2026/2027, Selasa 20 Januari 2026.

Pada keynote speech bertajuk Staying Relevant: Navigating Change in a Dynamic World, Bayu menyampaikan sektor migas memiliki peran penting. Yakni, menjaga stabilitas pasokan energi sekaligus menopang keberlanjutan investasi Pertamina. 

Arus kas dari bisnis hulu migas menjadi fondasi bagi pengembangan usaha. Termasuk investasi eksplorasi, peningkatan produksi, hingga pengembangan bisnis energi rendah karbon.

BACA JUGA:PHE Perkuat Budaya K3, Dorong Operational Excellence di Hulu Migas


PHE menghadapi tantangan penurunan produksi alamiah atau natural decline-Dok. PT PHE-

“Bisnis migas memungkinkan Pertamina menjaga keberlanjutan investasi dan mempersiapkan masa depan energi yang lebih bersih,” ujar Bayu.

PHE menghadapi tantangan penurunan produksi alamiah atau natural decline. Karena itu, PHE terus menjaga tingkat produksi nasional. 

Saat ini, PHE menjalankan berbagai program strategis. Seperti kegiatan pengeboran (drilling), workover, well intervention & well service (WIWS), hingga penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) dan Improved Oil Recovery (IOR). 

“Langkah tersebut dilakukan guna memastikan pasokan migas domestik tetap aman dan berkelanjutan,” ucap Bayu.

BACA JUGA:PHE Salurkan Bantuan Rp5,9 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

BACA JUGA:Dukung Swasembada Energi, PHE Perkuat Posisi Sebagai Perusahaan Hulu Migas Andalan Nasional

PHE juga terus mendorong kegiatan eksplorasi migas. Bayu menilai Indonesia masih memiliki potensi besar cekungan migas yang belum tergarap secara optimal. 

Potensi tersebut membuka peluang investasi dan kolaborasi strategis. “Baik dengan mitra dalam negeri maupun global, untuk memperkuat ketahanan energi jangka panjang,” jelas Bayu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: