Sauna Akari Greenpoint, Interior Onsen Tradisional Jepang di Brooklyn

Sauna Akari Greenpoint, Interior Onsen Tradisional Jepang di Brooklyn

Kolam air dingin dalam Sauna Akari Greenpoint yang dikelilingi oleh ubin hijau berukuran dua inci persegi.-Crooked Letter-dezeen.com

Luke Carstens menyebut pendekatan ruang kecil dipilih agar budaya dan ketenangan di dalam sauna tetap terjaga.


Pendekatan ruang kecil dalam Sauna Akari Greenpoint dipilih agar budaya dan ketenangan di dalam sauna tetap terjaga.-Crooked Letter-dezeen.com

“Kami lebih memilih ruang kecil untuk jumlah orang terbatas, dibandingkan ruang besar yang sulit menjaga atmosfernya,” katanya.

Setibanya di lokasi, pengunjung diminta melepas sepatu sebelum memasuki area lounge yang hangat. Di situ terdapat bangku empuk di bawah jendela. Bergaya pintu garasi.

BACA JUGA:Arsitektur Rumah Industrial Henville Street di Perth, Tampil dengan Selubung Besi Bergelombang

BACA JUGA:Rumah Pohon di Swiss, Arsitektur Unik Studio Kreatif di Tengah Hutan

Area itu dilengkapi interior kayu untuk minuman. Serta pajangan merchandise dan karya seni dinding berbahan kertas washi. Hasil laminasi seniman Hanato Wataru.

Lantai batu gelap mengarahkan pengunjung ke ruang ganti, loker, dan shower tanpa sekat gender. Panel kayu mendominasi dinding dan pintu. Menciptakan kesan alami dan tenang.

Di lantai itu terdapat sauna kecil berkapasitas delapan orang. Sementara sauna yang lebih besar mampu menampung hingga 20 orang yang berada di lantai atas.

Sauna utama memiliki suhu lebih tinggi. Terdapat pencahayaan lembut dari skylight yang menerangi bangku kayu ash.


Ruang santai dalam Sauna Akari Greenpoint memiliki tempat duduk berupa bangku empuk yang terletak di bawah jendela bergaya garasi.-Crooked Letter-dezeen.com

BACA JUGA:Rumah Tradisional di Slovenia Disulap Jadi Hunian Modern, Padukan Memori dan Arsitektur Kontemporer

BACA JUGA:Deretan Interior Tangga Terbaik Dunia 2025, Simbol Artistik dan Narasi Filosofis

Setelah sesi panas, pengunjung diarahkan kembali ke lantai bawah untuk membilas tubuh. Dan berendam di kolam air dingin yang dirancang untuk dua orang.

Detail desain sengaja dibuat merujuk sentō Jepang. Termasuk ubin hijau muda berukuran kecil yang mengelilingi kolam air dingin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: dezeen.com