Membaca Pola Permainan Alter Ego di M7: Amankan Objektif, Ambil Risiko, dan Tetap Tenang Meski Tertinggal
Begitu aneh namun berhasil, itulah kalimat yang menggambarkan bagaimana Alter Ego di M7 World Championship. --MPL
Dalam kondisi terdesak, mereka tidak bermain panik. Sebaliknya, komunikasi tetap berjalan, objektif kecil tetap diamankan, dan peluang sekecil apa pun dimaksimalkan.
Data pertandingan menunjukkan bahwa Alter Ego termasuk tim dengan rasio comeback tertinggi di M7, terutama saat tertinggal gold di mid game. Ini menjadi bukti bahwa kekuatan mereka bukan hanya mekanik, tetapi juga ketenangan.
Menariknya, tekanan eksternal justru menjadi bahan bakar. Cemoohan, komentar miring, hingga keraguan publik tidak membuat Alter Ego ciut. Mereka memilih membalasnya di dalam game. Setiap kemenangan terasa seperti pernyataan, bahwa mereka layak berada di panggung tertinggi.
Sikap low profile juga menjadi ciri khas Alter Ego di M7. Di tengah budaya taunting yang kerap menghiasi turnamen esports, Alter Ego tampil berbeda. Mereka jarang membalas provokasi lawan. Bahkan ketika ditanya soal kemenangan besar, jawaban mereka sering kali sederhana: “Hoki.”
BACA JUGA:ONIC Bungkam Team Falcons 2-1, Melaju ke Knockout Stage M7 World Championship
Narasi “modal hoki” ini kemudian menjadi jargon internal El Familia. Sebuah ironi yang justru menunjukkan kedewasaan.
Dengan merendah, tekanan ekspektasi berkurang, fokus tetap terjaga, dan kepercayaan diri tumbuh tanpa perlu pamer. Di balik kata “hoki”, tersimpan kerja keras, persiapan matang, dan keberanian mengambil risiko.
Alter Ego di M7 bukan sekadar tim yang menang atau kalah. Mereka adalah gambaran evolusi permainan Mobile Legends: berani keluar dari meta, kuat secara mental, dan tetap membumi. Di tengah kompetisi yang semakin ketat, pola permainan seperti inilah yang membuat M7 tetap hidup dan penuh cerita.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: