20 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Diindentifikasi dan Diserahkan ke Keluarga
Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 20 jenazah korban bencana tanh longsor di Cisarua-Harian Disway-
CISARUA, HARIAN DISWAY - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat telah berhasil mengidentifikasi 20 jenazah korban bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Berdasarkan data terbaru, total 38 jenazah telah ditemukan dari lokasi longsor.
Dari jumlah tersebut, 20 jenazah telah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, 18 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi di pos DVI.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, proses identifikasi dilakukan dengan bermacam tahapan, melalui pemeriksaan sidik jari, properti, ciri medis, serta pencocokan data antemortem dari pihak keluarga korban.
BACA JUGA:Operasi SAR Longsor Cisarua Bandung Barat, 38 Kantong Jenazah Ditemukan, Tim Kerahkan Anjing Pelacak
BACA JUGA:Update Longsor Cisarua: 11 Jenazah Teridentifikasi, Tim SAR Kembali Sisir Lokasi Melalui Drone
Petugas juga menerima 108 laporan orang hilang diduga tertimbun material longsor. Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan serta warga setempat masih terus melakukan operasi pencarian korban.
Evakuasi dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk menyingkirkan material longsor, meski proses tersebut kerap terkendala kondisi tanah dan cuaca.
BACA JUGA:Banjir Bandang Di Cisarua, Bogor, Satu Warga Hilang Terseret Arus
Abdul menyampaikan bahwa operasi pencarian dan pertolongan kembali dilanjutkan pada hari ini, dengan penambahan alat berat guna memperluas area pencarian korban akibat longsor.
"Sedikitnya sembilan ekskavator dikerahkan hari ini dalam proses pencarian. Tim SAR gabungan yang dikerahkan hari ini mencapai 800 personel," ungakapnya.
Pihak berwenang memastikan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan.
Masyarakat di sekitar lokasi bencana diimbau agar waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih tergolong tinggi. (*)
*) Aisyah Aulia Maulana Putri, peserta magang dari Universitas Negeri Surabaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: