Dampak Gempa Pacitan M6,4: 7 Warga Bantul Luka-Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
Gempa yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur mengakibatkan 4 bangunan rusak dan 7 orang luka luka.--Instagram
HARIAN DISWAY - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo M6,4 mengguncang wilayah pesisir selatan Pulau Jawa pada Jumat, 6 Februari 2026 dini hari pukul 01.10 WIB,.
Gempa tersebut berpusat di Samudera Hindia di selatan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Berdasarkan Laporan yang diterima, guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah di Jawa Timur, seperti Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Surabaya, Pasuruan, Jember, Banyuwangi, serta beberapa wilayah yang berada di jalur Pantura.
Menurut catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpusat di koordinat 8,89 Lintang Selatan dan 111,18 Bujur Timur.
Merujuk data BMKG, Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Triadi Atmono, melaporkan pusat gempa berada sekitar 90 kilometer di perairan tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer.
BACA JUGA: KAI Daop 8 Surabaya Berhenti Luar Biasa Imbas Gempa Pacitan, 5 Perjalanan KA Terhambat
BACA JUGA: Gempa Pacitan Merobohkan Rumah di Kota Blitar
Ia menjelaskan di dalam grup internal BPBD bahwa gempa ini terjadi di laut dangkal, namun masyarakat tidak perlu khawatir karena BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta sudah melakukan pendataan sementara. Ada sekitar empat bangunan yang rusak dan tujuh orang terluka akibat gempa tersebut.
Dampak kerusakan gempa yang berpusat di Pacitan tersebut tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Bentul, yaitu satu titik di imogiri, satu titik di Jetis, satu titik di Pundong dan satu titik di Kapanewon Kacisan.
Tujuh orang yang terluka akibat gempa sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan dan perawatan. Diantaranya RS PKU Muhammadiyah Bantul tiga orang, Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) tiga orang, dan lainnya satu orang.
BACA JUGA: Gempa Pacitan Rusak Rumah Warga di Ponorogo
BACA JUGA: Gempa 6,5 Magnitudo Berpusat di Laut Pacitan, Guncangan Kuat Landa Ponorogo
Komandan Pusdalops PB BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah menyampaikan bahwa personel BPBD Bantul sudah melakukan berbagai upaya sebagai bentuk respon terhadap gempa, yaitu aasesmen, pengamatan pasang surut air laut, penanganan medis, dan monitoring gempa susulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: antara