Dirjenbun RI dan PT SGN Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim untuk Akselerasi CPCL 2026

Dirjenbun RI dan PT SGN Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim untuk Akselerasi CPCL 2026

Deskripsi Berita: Dirjenbun RI bersama PT Sinergi Gula Nusantara melakukan kunjungan kerja ke Polda Jawa Timur untuk memperkuat akselerasi CPCL 2026 guna mendukung swasembada gula nasional.--

HARIAN DISWAY - Direktur Jenderal Perkebunan Republik Indonesia bersama manajemen PT Sinergi Gula Nusantara melakukan kunjungan kerja ke Kepolisian Daerah Jawa Timur dalam rangka memperkuat koordinasi lintas sektor terkait akselerasi Calon Petani dan Calon Lahan Tahun 2026 guna mendukung percepatan program Swasembada Gula Nasional, Selasa, 28 Januari 2026.

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari langkah strategis PT Sinergi Gula Nusantara dalam memastikan kelancaran pelaksanaan program pengembangan areal tebu, sekaligus pengamanan proses pendataan dan penetapan CPCL di Jawa Timur yang menjadi salah satu sentra utama produksi gula nasional.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran Direktorat Jenderal Perkebunan, PT Sinergi Gula Nusantara, dan Polda Jawa Timur membahas penguatan sinergi khususnya dalam aspek pengawasan, mitigasi potensi konflik lahan, serta dukungan keamanan terhadap pelaksanaan program CPCL agar berjalan transparan, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Direktur Jenderal Perkebunan RI Abdul Roni Angkat menegaskan pentingnya kolaborasi dengan aparat penegak hukum dalam menyukseskan agenda strategis nasional di sektor pergulaan. Menurutnya, program akselerasi CPCL Tahun 2026 merupakan bagian integral dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas strategis gula.

BACA JUGA:SGN Hadir dalam Pengumuman Swasembada Pangan Nasional oleh Presiden RI

BACA JUGA:SGN Salurkan Paket Sembako untuk Penyintas Banjir di Sumatra Utara

“Untuk itu, diperlukan dukungan dan sinergi lintas sektor, termasuk dengan Polda Jawa Timur, agar seluruh tahapan program dapat berjalan efektif, akuntabel, serta memberikan kepastian bagi petani dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar Abdul Roni Angkat.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Sinergi Gula Nusantara, Yunianta, menyampaikan bahwa koordinasi dengan Polda Jawa Timur bertujuan menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan industri gula nasional. Ia menekankan bahwa percepatan CPCL 2026 tidak hanya menyangkut aspek administrasi dan teknis.

“Percepatan CPCL 2026 juga membutuhkan jaminan keamanan di tingkat tapak. Kepastian keamanan sangat penting agar proses pendataan, penetapan lahan, hingga aktivitas persiapan tanam dapat berjalan tanpa hambatan,” ujar Yunianta.

Polda Jawa Timur menyambut baik kunjungan dan koordinasi tersebut serta menyatakan komitmennya untuk mendukung program strategis nasional, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pembangunan sektor pertanian.

BACA JUGA:PT SGN Raih Silver Rank di ASRRAT 2025, Berkomitmen Transparansi dan Implementasi ESG

BACA JUGA:SGN Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru

Melalui sinergi yang solid antara Direktorat Jenderal Perkebunan, PT Sinergi Gula Nusantara, dan Polda Jawa Timur, akselerasi CPCL 2026 diharapkan dapat berjalan optimal dan berkontribusi nyata dalam mendukung percepatan terwujudnya Swasembada Gula Nasional.

PT Sinergi Gula Nusantara yang dikenal dengan Sugar Co merupakan subholding gula PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang bergerak di bidang agroindustri komoditas gula. Perusahaan ini didirikan pada 17 Agustus 2021 sebagai bagian dari restrukturisasi bisnis gula PTPN Grup dan tercatat sebagai salah satu dari 88 Proyek Strategis Nasional Pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: