Forcada Buka-bukaan: Bursa Transfer MotoGP 2027 Bisa Berujung Penyesalan

Forcada Buka-bukaan: Bursa Transfer MotoGP 2027 Bisa Berujung Penyesalan

Ramon Forcada, saat masih memimpin garasi Yamaha Petronas SRT era 2000'an, Ia juga mantan kepala kru dari Jorge Lorenzo--Twitter Gabriel Canelo @Gabriel_CaneloM

“Jika Toprak bisa beradaptasi, saya tidak akan menutup kemungkinan kepindahannya ke tim pabrikan,” tambah Forcada.

BACA JUGA:Gempa MotoGP: Fabio Quartararo Pilih Honda, Yamaha Kehilangan Ikon

BACA JUGA:Pramac Perkenalkan Yamaha M1-V4 untuk MotoGP 2026, Toprak Razgatlioglu Ujung Tombak!

Apabila skenario Bagnaia ke Yamaha benar-benar terwujud, duet Jorge Martin dan Pecco Bagnaia akan mengingatkan pada rivalitas sengit mereka saat masih sama-sama membela Ducati.

Pada musim 2023, Bagnaia berhasil mengalahkan Martin dengan selisih 39 poin dalam perebutan gelar juara dunia. Namun, Martin membalikkan keadaan pada musim 2024 dengan keunggulan 10 poin.

Dengan kekuatan sumber daya teknis dan anggaran besar, Yamaha berpotensi menciptakan ikon “trisula maut” melalui duet Martin–Bagnaia–Toprak.

Inilah alasan Ramon Forcada mengilustrasikan kondisi paddock saat ini sebagai pasar pembalap yang tengah bergejolak, terbagi ke dalam dua kubu yang tidak pernah benar-benar seimbang.

“Ada dua kelompok tim: mereka yang memiliki motor, dan mereka yang memiliki uang,” tegas Ramon Forcada.

Apakah bursa pembalap ini akan benar-benar mengguncang lanskap era baru MotoGP? Kita tunggu saja.(*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: