Bocoran Menguat, Galaxy S26 Disebut Tanpa Magnet Qi2 Bawaan

Bocoran Menguat, Galaxy S26 Disebut Tanpa Magnet Qi2 Bawaan

Samsung Galaxy S26 akan gunakan casing non magnetik. --9to5google

Dalam bocoran tersebut, selain mengungkap detail terbaru mengenai S Pen Galaxy S26 Ultra, diperlihatkan juga casing resmi Samsung. Ada yang untuk Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra dalam varian magnetik dan non-magnetik.

Keberadaan case non-magnetik buatan Samsung itulah yang dinilai menutup kemungkinan adanya magnet Qi2 di dalam bodi ponsel. Pada perangkat yang benar-benar mendukung Qi2, magnet di dalam ponsel akan melemah ketika dipasangi casing tebal.

Karena itu, produsen biasanya menyematkan magnet tambahan di casing resmi agar aksesori seperti dudukan, dompet magnetik, atau charger tetap menempel dengan kuat. Tanpa magnet pada casing, fungsi utama Qi2 justru menjadi tidak optimal.

BACA JUGA:Kelebihan Samsung Galaxy A56 dibanding Galaxy A55 dan Pendahulunya

BACA JUGA:Spesifikasi Samsung Galaxy A07 5G, Ponsel Entry Level dengan Baterai Bandel

Jika bocoran itu benar, maka seri Galaxy S26 dipastikan tidak akan memiliki magnet Qi2 di seluruh variannya. Hal ini semakin diperkuat oleh fakta bahwa casing non-magnetik tersebut ditujukan untuk seluruh model, baik versi reguler maupun Ultra.

Situasi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan pengamat dan calon konsumen. Qi2 dinilai sebagai salah satu peningkatan paling signifikan dalam ekosistem pengisian daya nirkabel Android.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, absennya Qi2 dianggap sebagai langkah mundur, terutama ketika pasar sudah menunjukkan antusiasme tinggi terhadap fitur tersebut.

Yang membuat situasi semakin membingungkan, Samsung justru dikabarkan tetap menyiapkan aksesori magnetik resmi untuk Galaxy S26.

BACA JUGA:Harga Samsung Galaxy S26 Terancam Naik, Promo Andalan Samsung Ikut Dipertaruhkan

BACA JUGA:Samsung Galaxy A57 5G Siap Tampil di Indonesia Ini Spesifikasi Lengkapnya

Artinya, pengguna kemungkinan harus membeli casing khusus bermagnet agar bisa memanfaatkan aksesori tersebut. Bagi konsumen, skema ini dinilai tidak praktis dan berpotensi menimbulkan kebingungan.

Jika benar Samsung membatalkan rencana awal menghadirkan Qi2 setelah peluncuran iPhone 17, keputusan tersebut dinilai akan memperkuat narasi bahwa Galaxy S26 series tidak membawa lompatan besar.

Bagi sebagian penggemar, absennya Qi2 bukan sekadar soal fitur, melainkan simbol arah inovasi Samsung yang dinilai mulai tertinggal. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber