Buleks Imbau Pansel Calon Direksi Perumda Air Minum Surya Sembada Profesional, No Titipan
BUDI LEKSONO alias Buleks, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, berharap proses seleksi direksi PDAM Surya Sembada berjalan secara profesional, tidak ada calon titipan.--PDIP Jatim
HARIAN DISWAY – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, meminta panitia seleksi (pansel) calon direksi Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya 2026 bekerja profesional. Dengan demikian, tidak ada ruang bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengintervensi.
“Pansel harus bekerja profesional, tidak boleh ada titipan-titipan. Pokoknya, jangan sampai pansel membuat blunder. Artinya ada peserta yang tidak kredibel, tidak inovatif, dan tidak paham manajemen pelayanan air malah mendapatkan prioritas,” tegas politikus PDIP yang akrab disapa Buleks itu pada Senin, 2 Februari 2026.
Komisi B akan terus memantau dan mengawal proses seleksi dengan ketat. Sebab, Perumda Air Minum Surya Sembada adalah aset Pemkot Surabaya yang selama ini memberikan sumbangan untuk pendapatan asli daerah (PAD) cukup baik.
Mestinya, sambung Buleks, Komisi B mendapatkan update hasil tahapan seleksi tersebut, termasuk nama-nama yang lulus dari tahapan seleksi. Sebab, salah satu fungsi DPRD adalah pengawasan.
BACA JUGA:PDIP Jatim Buka Rekrutmen Terbuka, Ajak Gen Z Aktif Berpolitik
BACA JUGA:DPD PDIP Jatim Serentak Merawat Pertiwi dalam Rangkaian HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri
Ia menegaskan bahwa tahapan seleksi tersebut menjadi catatan dan fokus pengawasan Komisi B DPRD Surabaya.
“Sekali lagi, semoga tidak ada istilah calon titipan atau orang-orang yang mendapatkan prioritas. Masyarakat nanti bisa menilai bahwa calon yang terpilih benar-benar diakui dan layak menjadi pimpinan di Perumda Air Minum Surya Sembada. Ke depan, jajaran direksi baru harus lebih baik lagi dari sebelumnya,” tuturnya.
Saat ini, sebanyak 23 peserta telah dinyatakan lulus seleksi psikotes anggota Direksi Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya 2026.
Peserta yang lulus ini nantinya diwajibkan mengikuti ujian tertulis, focus group discussion (FGD), dan presentasi makalah rencana bisnis pada 4 Februari 2026.
BACA JUGA:PDIP: Partai Ideologis di Tengah Ujian Zaman
BACA JUGA:PDIP-PAN Bentuk Fraksi di DPRD Surabaya, Ketuanya Budi Leksono
Adapun peserta yang lulus akan menempati posisi direktur utama (5 orang), direktur operasional (5 orang ) dan direktur pelayanan (13 orang). (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: