BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jatim, Surabaya Berpotensi Hujan Lebat dan Petir Hari Ini!
BMKG Juanda mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Jawa Timur hingga 10 Februari 2026.--pinterest
SURABAYA, HARIAN DISWAY – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda merilis prakiraan cuaca Jawa Timur hari ini.
Tentu sekaligus mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Jatim hingga 10 Februari 2026.
Pada pagi hari, hujan ringan atau gerimis diprakirakan mengguyur Bangkalan, Kota Madiun, Lamongan, Lumajang, Magetan, Sumenep, dan Tuban. Sementara wilayah lainnya cenderung cerah hingga cerah berawan.
Memasuki siang hari, hujan lebat disertai petir berpotensi terjadi di Jombang. Gerimis juga diprakirakan turun di Bangkalan, Blitar, Bojonegoro, Kediri, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, dan Kota Probolinggo.
BACA JUGA:BMKG Rilis Peringatan Dini Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Indonesia, 3-5 Februari 2026
BACA JUGA:Viral OMC Dituduh Sebabkan Cuaca Tidak Stabil, Ini Penjelasan BMKG
Selain itu, gerimis meluas ke Kota Surabaya, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Sumenep, dan Tuban.
Pada sore hingga malam hari, hujan lebat disertai petir diperkirakan melanda Jombang dan Kota Surabaya. Gerimis juga masih berpotensi terjadi di Gresik, Kota Mojokerto, Lamongan, Mojokerto, Sidoarjo, dan Tuban, sementara wilayah lainnya cerah hingga berawan.
BMKG Juanda memprakirakan suhu udara di Jawa Timur berada di kisaran 17–31 derajat Celsius, dengan kecepatan angin 6–25 km/jam bertiup dari barat hingga barat laut.
BACA JUGA:Waspada Cuaca Ekstrem! BMKG Terbitkan Peringatan Hujan Lebat untuk Hari Ini
BACA JUGA:Lawan Cuaca Ekstrem, Pemprov Jabar dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 1–10 Februari 2026
Kepala BMKG Juanda Taufiq Hermawan menjelaskan bahwa aktivitas monsun Asia yang menguat serta gangguan gelombang atmosfer menjadi pemicu utama potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur dalam beberapa hari ke depan.
“Saat ini seluruh wilayah di Jawa Timur sudah berada pada musim hujan dan beberapa wilayah masih mengalami puncak musim hujan. Diprakirakan dalam 10 hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” ujar Taufiq, Senin, 2 Februari 2026.
BACA JUGA:Suhu Jakarta Terasa Dingin Ekstrem Awal Januari 2026, BMKG Ungkap Penyebabnya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: