PEP Sangasanga Field Petik Hasil Positif di Sumur Lama
PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field berhasil mencatatkan capaian positif dari uji produksi sumur pengembangan NKL-1183-Pertamina EP-
Target utama pengeboran Sumur NKL-1183 adalah lapisan batu pasir B08 pada kedalaman 650–670 meter measured depth (mMD) yang diidentifikasi memiliki potensi hidrokarbon menjanjikan.
Sumur ini dibor secara directional menggunakan rig milik PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) dengan kekuatan 700 horsepower hingga kedalaman akhir 1.545 meter.
BACA JUGA:Pertamina EP Mulai Pengembangan Lapangan Bambu Merah Terintegrasi SP Cilamaya Utara
BACA JUGA:Kado Awal Tahun, Produksi Sumur SLW-C4X Dongkrak Kinerja Pertamina EP Papua Field
Menurut Supriady, pendekatan baru juga dilakukan dengan menyasar reservoir minyak yang sempat ditinggalkan cukup lama karena produksi kumulatifnya dianggap sudah tinggi.
Namun hasil pengeboran membuktikan reservoir tersebut masih memiliki probabilitas minyak yang signifikan.
Senior Field Manager PEP Sangasanga Field Sigid Setiawan menegaskan bahwa keberhasilan uji produksi ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus berinvestasi dalam kegiatan eksploitasi migas.
BACA JUGA:Pertamina EP Adera Field Temukan Sumur Baru Berpotensi 3.442 BOPD di Prabumulih
“Investasi pengeboran diperlukan untuk menambah cadangan, meningkatkan recovery, menahan laju penurunan produksi, serta menjaga tingkat produksi guna mendukung ketahanan energi nasional,” tegasnya.
Keberhasilan Sumur NKL-1183 diharapkan menjadi pijakan penting bagi pengembangan sumur-sumur berikutnya di area NKL. PEP Sangasanga Field pun optimistis langkah ini akan berkontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.
Langkah tersebut sejalan dengan prinsip operasi yang selamat, efisien, dan berwawasan ESG di bawah Subholding Upstream Pertamina Hulu Indonesia. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: