Utang Kereta Cepat Whoosh Rp1,2 Triliun per Tahun Dibayar dari APBN

Utang Kereta Cepat Whoosh Rp1,2 Triliun per Tahun Dibayar dari APBN

Pemerintah memastikan pembayaran utang kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh sebesar Rp1,2 triliun per tahun menggunakan APBN.-disway.id-

HARIAN DISWAY - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan pembayaran utang kereta cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh senilai Rp1,2 triliun per tahun akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Selasa, 10 Februari 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo Hadi usai menghadiri konferensi pers stimulus Ramadan dan Idul Fitri yang digelar di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Ia membenarkan bahwa skema pembayaran kewajiban utang proyek strategis nasional tersebut akan dibebankan pada APBN.

“Iya, pakai APBN,” kata Prasetyo singkat kepada awak media.

Prasetyo menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih memfinalisasi teknis pelunasan utang kereta cepat Whoosh. Proses pembahasan dilakukan melalui sejumlah rapat lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan skema pembayaran tidak mengganggu stabilitas fiskal negara.

BACA JUGA:Puncak Arus Balik Nataru, 7.920 Penumpang Whoosh Bergerak dari Bandung ke Jakarta

BACA JUGA:Libur Akhir Tahun, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Tembus 22 Ribu per Hari

Ia menambahkan, proses negosiasi dan pembicaraan teknis pelunasan utang tersebut kini dipimpin langsung oleh Chief Executive Officer Danantara, Rosan Roeslani. Menurut Prasetyo, Danantara menjadi pihak yang mengoordinasikan pembahasan lanjutan bersama para pemangku kepentingan terkait.

“Kemarin laporan terakhir, rapat di Danantara. Jadi masih ada finalisasi. Sekarang proses negosiasi atau pembicaraan teknisnya langsung dipimpin oleh Pak Rosan sebagai CEO Danantara,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Persero Bobby Rasyidin juga menyampaikan bahwa persoalan pembayaran utang proyek kereta cepat Jakarta–Bandung telah disepakati dan dinyatakan selesai. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil keputusan atas penyelesaian kewajiban tersebut.

“Sudah, sudah beres kan. Waktu itu Presiden sudah bilang, sudah beres,” kata Bobby saat dikonfirmasi.

Bobby menambahkan bahwa saat ini pemerintah hanya tinggal merumuskan tata laksana atau mekanisme pembayaran utang tersebut. Menurutnya, secara prinsip tidak ada lagi persoalan dalam penyelesaian kewajiban keuangan proyek Whoosh.

BACA JUGA:Purbaya Sebut Skema Pembayaran Utang Whoosh Antara Pemerintah dan Danantara Belum Final

BACA JUGA:Purbaya Ingin Gabung Tim Negosiasi Utang Whoosh ke Tiongkok

“Yang persoalannya sudah selesai. Tata laksananya lagi dibicarakan pemerintah, sedang dirumuskan. Pokoknya sudah beres, selesai,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: