Semarakkan Imlek, Pemkot Buka Kawasan Kya-Kya Surabaya Selama Tiga Hari
Pertunjukan Barongsai di Kya-Kya Dalam Perayaan Imlek 2025-Pemkot Surabaya-
SURABAYA, HARIAN DISWAY- Pemkot kembali membuka kawasan Kya-Kya Kembang Jepun guna menyambut Imlek, Jumat, 13 Februari 2026.
Guna menyemarakkan Imlek, Pemkot menggelar Kya-Kya Chunjie Fest 2026. Yang digelar mulai besok Sabtu, 14 Februari hingga Senin, 16 Februari.Festival akan dibuka mulai pukul 18.00-22.00 WIB
Dalam gelaran itu, pengunjung akan disuguhkan berbagai acara. Mulai dari beragam pertunjukan budaya, kuliner khas, serta atraksi menarik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan bahwa Kya-Kya Chunjie Fest dirancang sebagai perayaan Imlek yang menghadirkan pengalaman budaya yang otentik. Melalui beragam hiburan, pertunjukan seni, serta sajian kuliner khas pecinan di kawasan wisata pecinan Kembang Jepun.
BACA JUGA:Madura Food Festival di Kya Kya Kembang Jepun Surabaya Hadirkan Perpaduan Madura-Tionghoa
BACA JUGA:Series Jejak Naga Utara Jawa (17) : Geliat Perniagaan Kembang Jepun
“Selain menghadirkan nuansa ilmlek, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kunjungan wisatawan serta mendorong peningkatan pendapatan UMKM,” katanya. Khususnya di kawasan Kya-Kya Kembang Jepun dan kawasan pariwisata di sekitarnya.
Herry menjelaskan, rangkaian kegiatan dalam Kya-Kya Chunjie Fest 2026 sebenarnya tidak hanya terpusat pada malam hari. Tetapi juga diawali dengan kegiatan walking tour telah akan digelar sejak 7 dan 14 Februari 2026 pukul 09.00 WIB.
Selama festival berlangsung, pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan kesenian Tionghoa, lebih dari 50 tenant kuliner khas pecinan, dan mini games berhadiah setiap hari.
“Seluruh tenant kuliner merupakan UMKM Surabaya, dan mayoritas performer berasal dari komunitas Tionghoa serta pelaku seni warga Surabaya. Ini menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha lokal,” jelasnya.
Dampak ekonomi yang diharapkan antara lain peningkatan omzet harian UMKM di Kya-Kya Kembang Jepun, bertambahnya pendapatan tenaga kerja warga sekitar, termasuk pengemudi becak wisata, serta meningkatnya eksposur bagi pelaku usaha sektor pariwisata di kawasan tersebut.
Untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran selama festival berlangsung, Disbudporapar telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi kegiatan itu. Di antaranya dengan Koordinasi dilakukan dengan sejumlah perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta pemangku wilayah setempat. Termasuk konsolidasi pengamanan dengan kepolisian setempat.
Selain itu, panitia juga menambah fasilitas tempat duduk guna meningkatkan kenyamanan pengunjung. “Kami ingin memastikan masyarakat bisa menikmati festival ini dengan aman, nyaman, dan tertib, sehingga Kya-Kya Chunjie Fest benar-benar menjadi ruang perayaan budaya yang inklusif dan menyenangkan bagi semua,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: