Jonathan David Cedera, Juventus Punya 2 Alternatif Hadapi Galatasaray di Liga Champions
Selebrasi penyerang Juventus, Jonathan David, usai mencetak gol dalam laga kontra Sassuolo. Rabu, 7 Januari 2026.--Instagram @Juventus
Nama Weston McKennie juga mencuat sebagai opsi darurat di lini depan. Gelandang asal Amerika Serikat itu dikenal fleksibel. Ia mampu bermain di berbagai posisi.
Spalletti menilai McKennie memiliki karakter bermain membelakangi gawang. Serta kecepatan dan teknik yang mumpuni untuk beradaptasi sebagai penyerang.
“Saya yakin McKennie sudah menunjukkannya. Ia punya karakteristik untuk mampu membalikkan situasi dalam ruang sempit. Begitu cepat dan teknis. Kemauannya membantu rekan setim adalah contoh bagi semua pemain,” jelas sang pelatih.
BACA JUGA:Usai Inter Tumbangkan Juventus, Bastoni Matikan Kolom Komentar
BACA JUGA:Inter Milan vs Juventus: Chiellini dan Comolli Terancam Sanksi Usai Protes Wasit
McKennie menunjukkan peningkatan performa sejak dilatih Spalletti. Musim ini, ia telah mencatatkan tujuh gol dan enam assist dalam 34 pertandingan di semua kompetisi.
Meski posisi aslinya adalah gelandang tengah, ia pernah dimainkan sebagai gelandang kanan dalam skema 3-4-2-1; gelandang serang, hingga sayap kiri dalam formasi 4-2-3-1.
Jika dipasang sebagai striker, itu akan menjadi tantangan baru. Namun, ketajamannya musim ini memberi optimisme tersendiri.
Menanggapi kemungkinan tersebut, McKennie menyatakan kesiapannya tampil di posisi apa pun sejauh pelatih membutuhkannya.
BACA JUGA:Emil Holm Cedera Otot, Juventus Krisis Bek Kanan Usai Tumbang dari Inter Milan
BACA JUGA:Diteror Usai Juventus vs Inter Milan, Alessandro Bastoni Matikan Kolom Komentar Instagram
“Saya pemain yang selalu tersedia untuk tim. Saya bermain di mana pun pelatih meminta saya bermain, bahkan di posisi penjaga gawang,” katanya.

Lois Openda cetak gol saat pertandingan Juventus melawan Bodo Glimt, 26 November 2025.-@juventusfc-Instagram
Titik Balik Openda?
Jika Spalletti memilih pendekatan yang lebih konservatif, maka Lois Openda berpeluang menjadi starter sebagai penyerang tengah murni.
Meski baru mencetak dua gol musim ini dan lebih sering memulai laga dari bangku cadangan, pertandingan melawan Galatasaray bisa menjadi momentum penting baginya. Ia harus membuktikan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: football italia