Karya-Karya Siswa SMK Se-Jatim Laku Rp3 Miliar di Expo Hebatnya SMK

Karya-Karya Siswa SMK Se-Jatim Laku Rp3 Miliar di Expo Hebatnya SMK

Kepala Dindik Jawa Timur Aries Agung Paewai Bersama Sekdaprov Jatim Adhy Karyono Saat Melihat Gelaran Ekspo Produk Karya Siswa SMK Jatim -Din-

SURABAYA, HARIAN DISWAY– Produk karya siswa SMK Jatim yang dipamerkan dalam Expo dan Expose Hebatnya SMK Jatim 2026 laku hingga Rp 3,074 miliar. 

Pameran yang berlangsung di Grand City Convex Surabaya itu digelar selama tiga hari penuh. Melibatkan 269 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri dan swasta se-Jawa Timur dengan produk unggulan mereka masing-masing. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, capaian transaksi tersebut merupakan pembuktian bahwa siswa SMK Jawa Timur memiliki talenta dan daya saing tinggi.

“Ini bukan sekadar pameran, tetapi pembuktian. Ketika produk siswa laku di pasar hingga miliaran rupiah, berarti talenta mereka hebat dan dibutuhkan. Anak-anak SMK Jatim telah menunjukkan kualitasnya,” puji Khofifah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah dan guru yang secara aktif mendorong siswa menampilkan produk dan karya terbaiknya. Menurutnya, etalase inovasi dalam expo menjadi cara efektif membuka gerbang masa depan generasi yang menempuh pendidikan vokasi.

BACA JUGA:3.186 Siswa SMK Jatim Siap Magang ke Luar Negeri pada 2026

BACA JUGA:TKA SMA-SMK Jatim Digelar 3 November, Khofifah Minta Sekolah Siapkan Genset dan Internet Stabil

Pada tahun ini, Expo dan Expose Hebatnya SMK Jatim mengusung konsep “Marketplace Live and Direct”. Yakni mempertemukan langsung hasil produksi sekolah dengan kebutuhan industri. Konsep tersebut dinilai mampu memangkas jarak antara pendidikan dengan dunia kerja.

Menurut Khofifah, teaching factory dan teaching industry di SMK Jatim tidak kalah dengan teaching factory dan teaching industry di berbagai Perguruan Tinggi Negeri yang pernah dia kunjungi. Seperti ternak ayam, ternak sapi potong, ternak sapi perah, dan usaha perikanan. 

"Budidaya ikan SMK/SMA sangat luar biasa. Mulai dari proses pembenihan termasuk Inseminasi buatan ikan lele. Selain itu, sparepart ujung senjata yang diproduksi PT Pindad di Malang juga merupakan hasil dari produksi SMK Suko Mojokerto," ungkapnya. 

BACA JUGA:Airlangga Diplomacy Forum Hadirkan Diplomasi Teknologi Taiwan dan Diplomasi Budaya Jepang di FISIP Unair

BACA JUGA:Siswa SMKN 5 Surabaya Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Penyangga Ponsel dan Pengatur Kabel Estetik

Berdasarkan dari hasil pengamatannya dalam pameran tersebut, Khofifah menyebut bahwa produk-produk SMK di Jatim sudah bagus. Namun yang perlu ditambah adalah landasan teori. "Inovasi, gagasan dan kreativitas luar biasa harus ditampung di industri dan usaha yang tepat sehingga mereka akan menjadi anak bangsa yang luar biasa," ujarnya. 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah serta seluruh jajaran Pemprov Jatim atas perhatian dukungan sehingga SMK-SMIK di Jatim bisa berkembang dan meningkatkan prestasinya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: