Ketika Robot-Robot Jadi Aktor Utama Festival Musim Semi Tiongkok: Imlek dari Masa Depan

Ketika Robot-Robot Jadi Aktor Utama Festival Musim Semi Tiongkok: Imlek dari Masa Depan

ATRAKSI ROBOT memainkan jurus-jurus kungfu dalam perayaan tahun baru Imlek di Beijing, Selasa malam , 17 Februari 2026.-CGTN-

Perayaan Tahun Baru Imlek di China Media Group tahun ini tidak hanya menampilkan lagu dan lawakan. Panggung utama Gala Festival Musim Semi berubah menjadi etalase ambisi industri Tiongkok.

ROBOT humanoid tampil di tiga segmen awal acara yang disiarkan CCTV, Selasa, 17 Februari 2026. Mereka bukan sekadar properti. Mereka menjadi aktor utama.

Acara yang ditonton ratusan juta orang itu selama ini setara dengan Super Bowl di Amerika Serikat. Tahun lalu, siaran langsungnya menyedot 79 persen pangsa pemirsa televisi nasional. Tahun ini, jumlah penonton dilaporkan mencapai 677 juta orang.

Di panggung besar itu, empat perusahaan rintisan (start-up) robot humanoid tampil bersamaan: Unitree Robotics, Galbot, Noetix, dan MagicLab.

BACA JUGA:Rayakan Imlek 2026, Kampung Tambak Bayan Sajikan Penampilan Tari Lintas Budaya

BACA JUGA:Bagi-Bagi Angpau Lengkapi Kebaktian Imlek di Vihara Buddhayana Surabaya, Dihadiri Kapolda Jatim

Segmen paling menyita perhatian adalah demonstrasi kungfu. Lebih dari selusin robot buatan Unitree bergerak serempak. Mereka mengayunkan pedang, tongkat, hingga nunchaku. 

Gerakannya cepat dan presisi. Dalam satu adegan, robot-robot itu menirukan gaya “drunken master”. Mereka bergoyang, tampak oleng, lalu jatuh ke belakang. Beberapa detik kemudian bangkit lagi. Tanpa bantuan manusia.

Itulah pesan anyar teknologi Tiongkok. Robot tidak hanya bisa bergerak. Mereka mampu memulihkan diri setelah jatuh. Kemampuan itu dikenal sebagai fault recovery. Di industri, kemampuan bangkit setelah gagal adalah syarat dasar sebelum mesin ditempatkan di lini produksi.

Georg Stieler, konsultan robotika yang berbasis di Asia, menilai lompatan performa itu signifikan. “Baru satu tahun, dan lonjakan performanya mencolok,” ujarnya seperti dikutip The Guardian, Rabu, 18 Februari 2025.


ROBOT UNITREE bersiap menunjukkan kemampuannya dalam jurus-jurus kungfu.-CGTN-

Ia menyoroti kontrol gerak yang lebih stabil dan sinkronisasi antar-robot yang lebih matang. Menurutnya, itu menunjukkan fokus pada pengembangan “otak” robot, yakni perangkat lunak berbasis AI yang memungkinkan tugas motorik halus dilakukan secara konsisten.

Namun, Stieler masih mengingatkan satu hal. “Penampilan di panggung belum sama dengan ketahanan industri,” katanya. Gerakan tari dan kungfu itu dilatih ratusan bahkan ribuan kali. Robot belum tentu siap menghadapi lingkungan industri yang tidak terstruktur.

Terlepas dari catatan itu, pesan politik-industri Tiongkok jelas. “Yang membedakan gala ini dari acara sejenis di tempat lain adalah jalur langsung dari kebijakan industri ke tontonan prime time,” kata Stieler.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: