Spalletti Beberkan Kunci Comeback Leg Kedua Juventus vs Galatasaray di Turin
Pelatih Juventus Luciano Spalletti tegaskan timnya harus waspadai serangan cepat Galatasaray di leg kedua play-off babak gugur Liga Champions 2025/2026.-@juventus-Instagram
HARIAN DISWAY - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan timnya harus tampil dengan keseimbangan taktik saat menjamu Galatasaray SK pada leg kedua play-off babak gugur Liga Champions UEFA 2025/2026, 26 Februari mendatang, di Turin.
Bianconeri (julukan Juventus) berada dalam situasi sulit setelah kalah telak 5-2 pada leg pertama di Istanbul. Untuk memaksakan perpanjangan waktu, Juventus wajib menang dengan selisih tiga gol di Allianz Stadium, sebuah misi yang menuntut performa nyaris sempurna.
Belajar dari Mimpi Buruk di Istanbul
Pada pertemuan pertama, Juventus sebenarnya sempat memberi perlawanan. Mereka bahkan unggul 2-1 berkat dua gol Teun Koopmeiners setelah tertinggal lebih dulu.
Namun babak kedua berubah menjadi petaka. Gol-gol cepat tuan rumah serta kartu merah Juan Cabal membuat tim asal Turin itu runtuh dan kehilangan kendali permainan.
BACA JUGA:Juventus Takluk dari Galatasaray, Del Piero: Lebih Baik Main Seminggu Sekali
BACA JUGA:Buntut Kisruh Juventus vs Inter, Nyawa Keluarga Alessandro Bastoni Terancam

Selebrasi Teun Koopmeiners usai samakan kedudukan Juventus lawan Galatasaray dalam laga playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu 18 Februari 2026--Uefa.com
Spalletti sebelumnya mengakui timnya mengalami kemunduran besar dalam laga tersebut. Ia menilai secara karakter, skuadnya menurun drastis setelah jeda.
Menurutnya, Juventus terlalu mudah kehilangan konsentrasi dan gagal mengenali bahaya dalam momen-momen krusial. Ia juga menekankan bahwa pendekatan bertahan total bukanlah solusi.
“Saya yakin kami bisa meringankan beban pertahanan jika mampu bermain lebih baik. Jika hanya membuat barikade dan menunggu serangan balik, kami tidak punya pemain yang cocok untuk pendekatan seperti itu,” jelasnya.
Peringatan Taktis untuk Leg Kedua
Kini fokus tertuju pada laga penentuan di Turin. Bermain di kandang sendiri tentu menjadi keuntungan tersendiri, tetapi Spalletti mengingatkan bahwa atmosfer saja tidak cukup tanpa organisasi permainan yang rapi.
BACA JUGA:Juventus Takluk 5-2 dari Galatasaray, Spalletti Akui Timnya Mengalami Kemunduran
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber