Inovasi AI dan IoT Karya Talenta Muda Siap Dorong Transformasi Digital Indonesia
Tim Terbaik Pertama - Program Samsung Innovation Campus Batch 7-Samsung Electronics Indonesia-
BACA JUGA:Cara Pakai Fitur Solve Mate di Samsung Galaxy Tab S11 untuk Kerjakan Soal Matematika Otomatis

Tim Lumyx, SMA Darma Yudha Pekanbaru bersama Tim Outliers, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga -Samsung Electronics Indonesia-
Sistem ini mampu mendengarkan secara real-time, merangkum informasi, serta membangun memori personal pengguna sehingga interaksi terasa lebih natural dan kontekstual.
Tim Outliers mengembangkan PhysioTrack. Yakni, solusi rehabilitasi pasca stroke berbasis sensor IoT dan analisis AI.
Sistem ini memungkinkan pasien menjalani terapi dari rumah dengan pemantauan data oleh tenaga medis, sehingga akses layanan rehabilitasi menjadi lebih mudah tanpa mengurangi kualitas pemantauan.
Perwakilan Tim Outliers menyampaikan inovasi mereka berangkat dari keprihatinan terhadap pasien yang kesulitan menjalani terapi rutin. Sedangkan Tim Lumyx menilai proses pengembangan teknologi memberi pengalaman belajar berharga, terutama dalam memahami kebutuhan pengguna secara nyata.
Dukungan pemerintah terhadap penguatan literasi digital juga terlihat melalui keterlibatan perwakilan kementerian dalam program ini. Para pemangku kepentingan menekankan kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan sangat penting untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi digital.
Bagus menegaskan Samsung Innovation Campus membuka peluang dan membangun kepercayaan diri generasi muda dalam berinovasi. “ Kami berharap para peserta terus mengembangkan solusi mereka agar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: