Google Blokir 1,75 Juta Aplikasi Palsu di Play Store dan Kunci 80 Ribu Developer

Google Blokir 1,75 Juta Aplikasi Palsu di Play Store dan Kunci 80 Ribu Developer

Google berencana memangkas komisi di Play Store berdasarkan keputusan pengadilan.--Pinterest

Pemblokiran permanen dilakukan untuk memastikan keamanan platform tetap terjaga dalam jangka panjang.


Malware adalah perangkat lunak yang bekerja memasuki sistem tanpa izin. Serta dapat menyebabkan kerusakan pada sistem smartphone.--Pixabay

Upaya pembersihan itu menjadi bagian dari strategi besar Google. Yakni dalam memperketat pengawasan sejak tahap awal pengembangan aplikasi.

Kini, sistem berbasis AI sudah terintegrasi langsung dengan Android Studio serta fitur Data Safety di Play Store. Dapat digunakan untuk mendeteksi malware, spyware, dan potensi penipuan sejak dini.

BACA JUGA:Google Developer Groups Gandeng Kampus di Surabaya, Kembangkan Teknologi AI Lewat DevFest 2025

BACA JUGA:Google Resmi Luncurkan Gemini 3, Klaim Lompatan Besar dalam Pemahaman Konteks dan Penalaran Mirip Manusia

Tak hanya itu, Google juga memberantas manipulasi ulasan. Lebih dari 160 juta rating dan ulasan palsu berhasil diblokir. Dengan tujuan agar pengguna tidak tertipu oleh penilaian yang direkayasa.

Google menyebut pembaruan kebijakan itu berdampak positif bagi pengguna di berbagai negara. Termasuk Indonesia, sebagai upaya mengurangi potensi penipuan dan meningkatkan pengalaman penggunaan aplikasi.

Perusahaan menegaskan akan terus berinvestasi pada sistem keamanan berbasis AI. Demi menjaga Play Store tetap aman dan terpercaya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: india tv