Menlu AS Marco Rubio Umumkan Indonesia Jadi Anggota Kehormatan BoP
Rizal Mallarangeng menilai Board of Peace sebagai terobosan sistem baru. Indonesia dipercaya menjadi anggota kehormatan serta Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi untuk kemerdekaan Palestina.--
HARIAN DISWAY - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio, menegaskan bahwa pembentukan Board of Peace (BoP) merupakan terobosan strategis untuk mengakhiri konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel.
Dalam pidatonya, Rabio menyebut kehadiran badan ini sebagai langkah nyata dalam mencari solusi bagi krisis di wilayah tersebut.
Rubio menilai tatanan geopolitik saat ini tidak lagi memadai untuk menyelesaikan konflik tersebut. Hal ini ditegaskannya dalam pertemuan perdana Bop di Washington DC, Amerika Serikat, pada Kamis, 19 Februari waktu setempat, sekaligus menyampaikan perlunya pendekatan baru di luar skema lama yang selama ini digunakan.
Founder Freedom Institute Rizal Mallarangeng, menilai bahwa pidato Menteri Luar Negeri tersebut telah menjadi inti utama dalam pembentukan Board of Peace (BoP).
BACA JUGA: Menlu Sugiono: Palestina Sudah Paham Peran Indonesia di Misi Perdamaian Gaza
BACA JUGA: Jadi Wakil Komandan Pasukan Perdamaian Gaza, Menlu: Ini Penghargaan Reputasi Pasukan Indonesia
Tatanan geopolitik saat ini telah terbukti gagal dalam menyelesaikan konflik antara Palestina dan Israel yang berlangsung selama lebih dari satu abad.
Menurut Rizal, BoP hadir dengan menawarkan perspektif baru yang berfokus pada terciptanya perdamaian serta stabilitas jangka panjang di wilayah tersebut.
Kehadiran badan ini dipandang sebagai sebuah terobosan penting yang diharapkan mampu menjadi solusi konkret atas konflik kedua negara selama ini.
“Saya kira kita sudah bangga kita berani masuk ke dalam sistem terobosan baru ini. Yang mencoba mencari ke langkah perdamaian yang langgeng, sekaligus membangun Palestina,” kata Rizal Mallarangeng dalam channel Youtube Freedom Institute yang dikutip pada Sabtu, 21 Februari.
BACA JUGA: Isi Lengkap Kesepakatan Perdagangan RI-AS yang Diteken Langsung Prabowo-Trump
BACA JUGA: Pengamat: Posisi RI Sebagai Wakil Komandan ISF Jaga Gaza dari Kekuatan Asing
Terobosan Bop ini mencakup langkah-langkah konkret seperti pembangunan yang terencana, police force, serta administrasi task force.
Rizal menekankan bahwa pendekatan komprehensif semacam ini merupakan hal baru yang belum pernah diterapkan sebelumnya dalam menangani konflik Palestina dan Israel.
Rizal menilai BoP sebagai sebuah rencana besar yang serius untuk mencapai solusi nyata. Badan ini lahir dari inisiatif komunitas Internasional di bawah kepemimpinan negara besar seperti Amerika Serikat, dengan menetapkan Indonesia sebagai anggota kehormatan di dalamnya.
Indonesia memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan Board of Peace (BoP), dan menitikberatkan upaya pada kemerdekaan Palestina serta konsisten memperjuangkan solusi dua negara.
BACA JUGA: Jadi Wakil Komandan Pasukan Perdamaian di Gaza, Pakar: Babak Baru Peran RI Wujudkan Keadilan
BACA JUGA: Di Dewan Keamanan PBB, Menlu Sugiono Kecam Pendudukan Israel di Tepi Barat
Selain itu, Rizal juga mengungkapkan poin penting di mana Indonesia mendapatkan kehormatan besar pada kesempatan pertamanya dengan ditawari posisi sebagai Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (IFS).
“Tentu saja komandannya bisa Amerika, bisa negara Arab yang besar. Tapi kita yang dipercaya, itu bagus banget,” kata Rizal.
Rizal berharap pembentukan BoP dapat menjadi langkah awal yang nyata bagi perdamaian dan proses rekonstruksi di Palestina.
“ The existing order terbukti gak mampu. Sudah 100 tahun lebih. Let’s try a new method. Give them a fair chance. Kita tentu saja berdoa. Saat-saat kayak gini kan bukan sinisme yang perlu,” tambahnya. (*)
*) Peserta Magang dari Universitas Trunojoyo Madura.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: