Mikroplastik Mengintai Kita (2): Masih Banyak yang Tak Tahu
KANTONG PLASTIK yang masih menjadi pilihan populer pedagang di banyak kawasan.-Rosyidah Ariyati-Harian Disway-
Prosesnya dimulai dari masuk melalui insang, kemudian menyebar ke daging. Dampaknya adalah mengganggu sistem pencernaan, pernapasan, serta reproduksi manusia.
Mikroplastik bisa berpindah dari saluran pencernaan ke jaringan tubuh lainnya pada ikan dan mengganggu berjalannya metabolisme. Rafika Apriliyanti, Kepala Laboratorium Ecoton menambahkan bahwa mikroplastik mampu menimbulkan perubahan hormon pada sistem reproduksi ikan.
“Menurut studi, mikroplastik dapat menyebabkan feminisasi pada ikan jantan. Ikan jantan berubah kelamin menjadi ikan betina,” tutur Rafika, 19 Januari 2026. Tak hanya ikan, spesies udang pun bisa terkena kontaminan mikroplastik.
Rafika menambahkan bahwa mikroplastik pada tumbuhan dapat menyumbat pori-pori daun atau stomata. Dampaknya berbahaya karena stomata berfungsi sebagai jalur masuk dan keluarnya oksigen maupun karbondioksida.
Tanpa disadari, mikroplastik yang sangat lembut berpotensi menyerang seluruh populasi makhluk hidup. Butuh upaya lebih untuk mengatasi mikroplastik, baik dari masyarakat sekitar maupun pemerintah. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: