Enam Guru Besar dan 16 Doktor Ikuti Seleksi Dewan Pendidikan Kota Surabaya
Pendaftar seleksi Dewan Pendidikan Kota Surabaya memiliki kualitas sumber daya manusia yang sangat baik-Dinas Pendidikan Kota Surabaya-
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Proses seleksi Dewan Pendidikan di SURABAYA terus bergulir. Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan Kota SURABAYA melaporkan jumlah pendaftar mencapai 265 orang.
Sejak dibuka pada 14 Februari 2026, minat masyarakat untuk berpartisipasi cukup besar. Fenomena tersebut mencerminkan tingginya keinginan dan harapan masyarakat terlibat dalam pembangunan sektor pendidikan di Surabaya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febriana Kusumawati menyampaikan tingginya jumlah pendaftar menjadi indikator positif atas kepedulian warga terhadap dunia pendidikan.
Menurutnyi, partisipasi publik sangat dibutuhkan untuk memperkuat kualitas kebijakan dan program pendidikan daerah. “Ini menjadi sinyal positif bahwa masyarakat memiliki kepedulian besar terhadap kemajuan pendidikan di Surabaya,” ujarnyi.
BACA JUGA:Kadin Jatim Genjot TKDV di 38 Daerah untuk Jawab Mismatch Pendidikan dan Industri

Ada enam guru besar, 16 doktor, 23 lulusan magister, serta 20 lulusan sarjana yang mendaftarkan diri-Dinas Pendidikan Kota Surabaya-
Febriana menambahkan seleksi Dewan Pendidikan merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota untuk membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat. Dengan melibatkan berbagai unsur, diharapkan kebijakan pendidikan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan di lapangan.
Koordinator Seleksi Dewan Pendidikan Suko Widodo menjelaskan para pendaftar memiliki kualitas sumber daya manusia yang sangat baik dan beragam. Data sementara dari 265 pendaftar, sebanyak 65 peserta telah melengkapi dan menyerahkan berkas persyaratan administrasi.
Mereka sudah melewati tahapan awal seleksi. “Panitia masih membuka kesempatan bagi pendaftar lain untuk menyelesaikan berkas hingga batas waktu penutupan pada 28 Februari 2026,” kata Suko.
Dia menambahkan dari sekian banyak peserta, terdapat enam guru besar, 16 doktor, 23 lulusan magister, serta 20 lulusan sarjana. Mereka sudah melengkapi berkas.
BACA JUGA:PPDB Zonasi Bakal Dihapus, Pengamat Pendidikan Surabaya Usulkan Perubahan Regulasi
Selain latar belakang akademik, para peserta juga berasal dari berbagai profesi. Mulai praktisi pendidikan, akademisi, hingga tokoh masyarakat. “ Mereka akan memperebutkan kuota 11 kursi yang ada,” imbuh Suko.
Komposisi tersebut menunjukkan potensi besar bagi Dewan Pendidikan. Sebab, keanggotannya diisi individu yang memiliki kompetensi akademik sekaligus pengalaman praktis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: