Grand Inna Tunjungan Sajikan Menu Berbuka Puasa Bertajuk The Culinary Journey: Pasar Malam Ampel

Grand Inna Tunjungan Sajikan Menu Berbuka Puasa Bertajuk The Culinary Journey: Pasar Malam Ampel

Traditional Corner Nasi Mbok Madura dalam sajian The Culinary Journey Pasar Ampel Surabaya di Grand Inna Tunjungan Surabaya-Fiella Widya Rahma Aprillia-Harian Disway

HARIAN DISWAY - Budaya Kampung Ampel menjadi inspirasi utama dalam sajian menu buka puasa di Grand Inna Tunjungan Surabaya.

Mengusung tema The Culinary Journey: Pasar Malam Ampel, Grand Inna Tunjungan Surabaya tak hanya menyajikan hidangan lezat. Tetapi juga merepresentasikan Surabaya sebagai kota dengan akar multikultural yang kuat.

“Melalui The Culinary Journey: Pasar Malam Ampel, kami terinspirasi untuk membawa kekayaan budaya dan spiritualitas kawasan Ampel. Kemudian menghadirkannya dalam pengalaman berbuka puasa di Grand Inna Tunjungan,” terang General Manager Grand Inna Tunjungan Ni Komang Darmiati.

BACA JUGA:Rayakan HUT ke-45, Hotel Grand Inna Tunjungan Tingkatkan Layanan untuk Lansia dan Disabilitas

BACA JUGA:Semangat Kemerdekaan dan Pemberdayaan UMKM di Pasar Legi Ke-III Grand Inna Tunjungan

Kawasan Kampung Ampel terkenal sebagai salah satu pusat sejarah dan religi di Surabaya. Sebagai pusat pertemuan budaya Arab, Jawa, Madura, dan Melayu.

Maka, pengunjung tak hanya akan dimanjakan dengan berbagai pilihan kuliner. Namun juga mengenal identitas Kota Pahlawan.

“Konsep ini kami rancang sebagai perjalanan rasa. Merefleksikan keberagaman, tradisi, dan kebersamaan yang menjadi ruh Ramadan,” sambungnya.


Ayam rempah sebagai isian Buhara Kebab dalam sajian The Culinary Journey Pasar Ampel Surabaya di Grand Inna Tunjungan Surabaya-Grand Inna Tunjungan Surabaya-

Dalam sajiannya, Grand Inna Tunjungan menghadirkan beragam hidangan berbuka puasa khas Timur Tengah.

BACA JUGA:Grand Inna Tunjungan Raih Juara 2 Best Tourism Attraction dalam Surabaya Tourism Awards 2025

BACA JUGA:Grand Inna Tunjungan Raih Juara 2 Best Tourism Attraction dalam Surabaya Tourism Awards 2025

Seperti nasi biryani Madinah, daging sapi panggang dengan rempah Arab, daging kambing panggang kurma, kebab dan shawarma, roti maryam, hingga kopi Turki dan teh chai.

Tak ketinggalan kuliner lokal Jawa Timur. Seperti nasi krawu, nasi Madura, nasi jagung, bakso, lontong balap, dan martabak Madura.

Tak lengkap rasanya jika sajian lokal tidak hadir bersama sambal. Grand Inna Tunjungan menyediakan tujuh macam sambal untuk dinikmati bersama hidangan yang disajikan.

Sajian pencuci mulut juga dihidangkan sebagai penutup yang menyegarkan. Seperti es teler dengan topping yang dapat dipilih sesuka hati, bingsu, dan sajian manis lainnya.

BACA JUGA:Grand Inna Tunjungan Sambut Ramadhan, Sajikan Menu Nusantara dan Social Function Baru

BACA JUGA:Tradisi Sambut Ramadan di 7 Negara, Dari Timur Tengah hingga Asia Tenggara

Seperti roti bakar dan terang bulan. Lengkap dengan iringan live music yang hadir untuk menambah suasana kebersamaan.

Sebagai bentuk apresiasi kebersamaan selama Ramadan, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan hadiah menginap di hotel bintang lima di Bali. Lengkap dengan tiket pulang-pergi.


Bubur Madura padaTraditional Corner dalam sajian The Culinary Journey Pasar Ampel Surabaya di Grand Inna Tunjungan Surabaya-Grand Inna Tunjungan Surabaya-

Elly Maliana, salah seorang pengunjung, tampak begitu menikmati menu sajian The Culinary Journey: Pasar Malam Ampel.

“Kalau aku sukanya nasi biryani, lauknya chicken sama martabak Ampel,” jawab Elly. Menanggapi harga, pengunjung lainnya, Nurul Afiah, memberikan penilaiannya. “Worth it. Soalnya macam sajiannya cukup banyak,” ucap Nurul. 

BACA JUGA:Nasi Kebuli dengan Roasted Chicken, Sentuhan Modern Sajian Timur Tengah

BACA JUGA:Beef Kofta dan Kopi Turki, Kolaborasi Sempurna Sajian Timur Tengah

Untuk menikmati beragam sajian dalam The Culinary Journey: Pasar Malam Ampel, Grand Inna menghadirkan promo Iftar Ramadan.

Dengan harga Rp175.000 net per pax, serta early bird Rp145.000 net per pax yang bisa dinikmati hingga Sabtu, 28 Februari 2026. (*)

 

*) Mahasiswa magang dari Prodi Sastra Inggris, Universitas Negeri Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: