Adobe Luncurkan Quick Cut di Firefly, AI Bisa Susun Draf Edit Video Otomatis
Adobe tambahkan fitur Quick Cut di Firefly, AI yang bantu menngedit video. --Adobe
HARIAN DISWAY – Adobe resmi meluncurkan fitur terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Quick Cut dalam versi beta di platform Adobe Firefly.
Fitur ini dirancang untuk membantu kreator video menyusun draf edit pertama secara otomatis dari sejumlah klip mentah yang diunggah atau dihasilkan melalui sistem.
Dalam pengumuman terbarunya, Adobe menjelaskan bahwa pengguna cukup mengunggah rekaman video mentah ke Firefly, lalu menekan tombol Quick Cut yang kini tersedia.
Setelah itu, pengguna diminta memberikan konteks mengenai jenis konten yang sedang dikerjakan, seperti wawancara panjang, demo produk, rekaman podcast, hingga vlog keseharian.
Selain konteks naratif, kreator juga dapat menentukan preferensi teknis seperti rasio aspek, tempo atau pacing video, serta mengunggah atau menghasilkan trek B-roll opsional. Trek tambahan ini berfungsi untuk membantu mengorganisasi footage pendukung agar hasil edit lebih terstruktur.
BACA JUGA:Adobe Hentikan Animate Mulai 2026, Fokus AI Picu Kekecewaan Animator
BACA JUGA:Adobe Integrasikan Model AI Gemini 3 Nano Banana Pro ke Photoshop dan Firefly

Adobe menutup studio animasinya untuk fokus AI. Dan Quick Cut adalah salah satu produknya --Techrunch
Setelah seluruh parameter dimasukkan, Quick Cut akan menyusun versi edit awal secara otomatis. Hasilnya ditampilkan dalam format multi-track.
Hal ini memungkinkan kreator melakukan penyuntingan lanjutan, penyesuaian, serta iterasi langsung di dalam Firefly sebelum video dipublikasikan.
Adobe menyebut fitur ini sebagai cara untuk mempercepat tahap awal proses penyuntingan. Dengan Quick Cut, kreator tidak lagi harus menghabiskan waktu berjam-jam menyusun klip satu per satu dari nol.
Sebaliknya, sistem AI akan memberikan kerangka awal yang bisa dikembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan kreatif.
"Kami merancang Quick Cut untuk memberi titik awal yang jelas bagi kreator video, sesuatu yang bisa mereka bentuk, perhalus, dan jadikan milik mereka sendiri," tulis Adobe dalam pernyataannya.
Perusahaan menilai efisiensi waktu ini memungkinkan kreator lebih fokus pada aspek cerita, strategi, dan narasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: