Lammens Geser Onana, Man United Temukan Stabilitas Baru di Bawah Mistar
Senne Lammens geser Andre Onana sebagai kiper utama Man United berkat gaya main tenang, stabil, dan tangguh dalam duel udara di bawah asuhan Ruben Amorim.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Dibandingkan Andre Onana, Senne Lammens dinilai menghadirkan stabilitas yang selama ini kurang konsisten terlihat di bawah mistar Manchester United.
Jika Onana kerap memperlihatkan dua sisi ekstrem—penyelamatan luar biasa di satu momen dan kesalahan fatal di momen lain—Lammens justru tampil lebih tenang dan efisien. Ia tidak berusaha menciptakan aksi dramatis, melainkan fokus melakukan hal-hal mendasar dengan benar.
Dalam kemenangan ketat atas Everton di Premier League, Lammens terpilih sebagai Player of the Match berkat sejumlah intervensi penting yang dilakukan tanpa berlebihan.
Ia hanya melakukan penyelamatan ketika benar-benar dibutuhkan, tanpa mengambil risiko yang tidak perlu. Pendekatan ini membuat lini belakang terlihat lebih percaya diri.
BACA JUGA:Gibbs-White Masuk Radar Man United, Siap Gantikan Bruno Fernandes?
BACA JUGA:Man United Kalahkan Everton 0-1: Michael Carrick Puji Performa Senne Lammens
Aksi penyelamatan Senne Lammens di ujung laga yang memastikan Man United raih tiga poin atas Everton dalam laga Premier League 2025/2026 matchday ke-27, Selasa 24 Februari 2026--Getty Images
Legenda klub Man United, Edwin van der Sar, bahkan merangkum gaya Lammens dengan sederhana: kiper yang membuat penyelamatan saat diperlukan, bukan mencari momen heroik yang sebenarnya tidak perlu ada.
Karakter seperti ini mengingatkan pada profil penjaga gawang United di era sukses, termasuk David de Gea, yang dikenal karena konsistensi dan fokusnya. Sebaliknya, tipe flamboyan seperti Fabien Barthez tidak bertahan lama karena terlalu sering mengambil risiko.
Pendekatan Lammens sejalan dengan filosofi “jalankan tugasmu” yang dipopulerkan oleh Bill Belichick bersama New England Patriots. Tanpa banyak bicara, ia sekadar memastikan tanggung jawabnya terpenuhi di setiap laga.
BACA JUGA:Alejandro Balde Masuk Radar Man United, Barcelona Mau Lepas?
BACA JUGA:Man United Siapkan Manuver Kejutan untuk Gaet Mac Allister dari Liverpool
Filosofi Tanpa Titik Lemah dan Inspirasi dari Manuel Neuer
Lammens menyadari bahwa menjadi penjaga gawang di klub sebesar Manchester United tidak selalu berarti sibuk sepanjang pertandingan. Ada laga ketika ia hanya menghadapi satu atau dua peluang berbahaya.
Justru dalam situasi seperti itu, konsentrasi menjadi tantangan terbesar. Ia menekankan pentingnya tetap fokus agar tidak memberikan peluang mudah kepada lawan. Filosofi pribadinya adalah menjadi penjaga gawang yang komplet, tanpa kelemahan mencolok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: sport illustrated