Nama Irawati Puteri Terseret Polemik LPDP, Kewajiban Pengabdian Jadi Sorotan Netizen

Nama Irawati Puteri Terseret Polemik LPDP, Kewajiban Pengabdian Jadi Sorotan Netizen

Nama Irawati Puteri ramai dibahas, warganet mempertanyakan status dan kepulangannya usai studi di Stanford.--ig: irawatiputeri

HARIAN DISWAY - Setelah kasus penerima beasiswa LPDP Dwi Sasetyaningtyas mencuat dan memicu perhatian publik, kini nama lain ikut terseret.

Akun media sosial milik Irawati Puteri kemudian ramai didatangi netizen lantaran dia juga tercatat sebagai penerima beasiswa LPDP yang belum pulang ke Indonesia.

Sejak merampungkan studi S2 Master of Laws di Stanford Law School pada 2021, Irawati diketahui belum kembali untuk menuntaskan kewajiban pengabdian di dalam negeri.

BACA JUGA:LPDP Tindak Tegas 8 Awardee yang Tak Kembali, Total Pengembalian Dana Capai Rp2 Miliar Per Orang

BACA JUGA:Apa Itu Sustainable Energy Technology? Jurusan S2 Dwi Sasetyaningtyas Penerima LPDP di TU Delft

Pemicu polemik itu berawal dari unggahan akun X @unmagnetism yang memuat daftar penerima beasiswa LPDP dan dinilai tidak menjalankan komitmen pengabdian.

"Efek domiino dari Mbak Saset yang lan jadi ikutan. Kolom komentar IG-nya udah dibatasi btw." dalam tulisan yang di unggah akun tersebut.

Sorotan publik ikut mengarah ke Irawati Puteri setelah unggahan itu beredar. Banyak warganet menilai bahwa dia seharusnya sudah menuntaskan studi dan pulang ke Indonesia untuk menjalankan kewajiban pengabdian.

BACA JUGA:Penerima LPDP Dwi Sasetyaningyas Diblacklist Pemerintah, Rekam Jejak Pengabdian 9 Tahun Disorot

BACA JUGA:Menerima Beasiswa LPDP Tapi Menghina Negara, Beasiswa Bisa Dicabut dan Dimasukkan Daftar Hitam

Akun media sosialnya kemudian dibatasi sejak namanya dikaitkan sebagai penerima LPDP yang belum mengabdi di dalam negeri.

Kolom komentar Instagramnya kini tertutup. Namun ada pengguna yang sempat menyebut akun pribadi Menter Keuangan Purbaya dalam percakapan tersebut.

Sebelumnya Purbaya pernah menyatakan akan memasukkan daftar hitam penerima LPDP yang menghina negara lalu masuk pemerintahan, setelah muncul konten yang mengeklaim bangga karena anaknya menjadi WNA.

BACA JUGA:Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 1 2026, Jangan Ketinggalan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: