Nama Irawati Puteri Terseret Polemik LPDP, Kewajiban Pengabdian Jadi Sorotan Netizen

Nama Irawati Puteri Terseret Polemik LPDP, Kewajiban Pengabdian Jadi Sorotan Netizen

Nama Irawati Puteri ramai dibahas, warganet mempertanyakan status dan kepulangannya usai studi di Stanford.--ig: irawatiputeri

BACA JUGA:Penerimaan Pajak Bulan Januari 2026 Melonjak 30,7 Persen, Purbaya: Sinyal Perbaikan Ekonomi

"Saya akan blacklist diia di seluruh pemerintah dan enggak akan biisa masuk. Jadi jangan menghina negara Anda sendiri," kata Purbaya saat Konferensi Pers APBN KiTa edisi Januari pada Senin, 23 Februari 2026.

Pemerintah tidak hanya menjatuhkan sanksi daftar hitam. Seluruh dana beasiswa LPDP yang sudah diterima wajib dikembalikan beserta bunganya.

Ia menegaskan sumber dana LPDP berasal dari pajak masyarakat. Karena itu, mantan Ketua LPS tersebut meminta para penerima beasiswa tidak merendahkan negara.

BACA JUGA:Menkeu Purbaya Alokasikan Rp55 Triliun untuk THR ASN, TNI, dan Polri

BACA JUGA:Defisit APBN Januari 2026 Capai Rp54,6 Triliun, Purbaya Optimis Tetap Terkendali

Rekam jejak Irawati Puteri Penerima LPDP

Irawati Puteri, yang biasa dipanggil Ira, dikenal publik sebagai peraih berbagai prestasi akademik dan penerima beasiswa LPDP.

Sejak jenjang sekolah dasar hingga pendidikan tinggi, sejumlah program beasiswa tercatat pernah ia peroleh.

Untuk menambah pemasukan pribadi, pekerjaan guru les paruh waktu sempat ia jalani. Potongan biaya kuliah dalam nominal besar juga ia dapatkan berkat capaian akademik yang diraihnya.

BACA JUGA:Menkeu Purbaya Sebut OTT KPK Jadi Syok Terapi bagi Pajak dan Bea Cukai

BACA JUGA:Pasar Modal Dikhawatirkan Bergejolak Lagi Senin Besok, Ini Komentar Purbaya

Selain aktivitas tersebut, pengalaman kerja lain yang pernah ia tekuni adalah menjadi SPG untuk produk nugget.

Di tengah pekerjaannya, waktu tetap dia sisihkan untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi perguruan tinggi.

Usaha tersebut membuahkan hasil. Ia lolos ke Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran melalui jalur SBMPTN. Ia juga diterima di Fakultas Hukum Universitas Indonesia lewat jalur SIMAK UI.

BACA JUGA:Purbaya Akan Rombak Pejabat Pajak dan Bea Cukai, yang Ketahuan Main-Main Akan Dipindah ke 'Tempat Sepi'

BACA JUGA:Purbaya Yakin IHSG Menguat Saat Dibuka, Fundamental Dinilai Masih Kokoh

Selama berada di Amerika Serikat, aktivitas hariannya kerap ia bagikan melalui akun Instagram pribadinya, @irawatiputeri.

Pada 2023, pendidikan magister bidang hukum ia lanjutkan di Fakultas Hukum Stanford University dengan dukungan beasiswa LPDP. Selama satu tahun masa studi, dia berperan sebagai perwakilan program LL.M. 

Ira juga tergabung dalam Dewan Stanford Law and Startup Projects. Kini, posisi Chief Executive Officer di Legali AI yang berbasis di San Francisco, California, Amerika Serikat, ia emban. (*)

*) Abidah Hayu Anggonoraras, peserta magang dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: