Chelsea Lebih Tajam Tanpa Cole Palmer? Data Ungkap Fakta Mengejutkan

Chelsea Lebih Tajam Tanpa Cole Palmer? Data Ungkap Fakta Mengejutkan

Cole Palmer dalam laga Arsenal vs Chelsea, lanjutan Premier League 2025/2026 matchday ke-28, Senin 2 Maret 2026-Catherine Ivill-Getty Images

BACA JUGA:Rating Pemain Chelsea yang Ditabok Arsenal 1-2, Neto & Sanchez Anjlok!

BACA JUGA:Rating Pemain Arsenal yang Menang 2-1 Lawan Chelsea, Belakang Top, Belakang Flop

Sejak debutnya untuk Chelsea pada September 2023, tak ada pemain di Premier League yang mencetak penalti lebih banyak dari 18 gol Palmer dari titik putih. Julukan “Cold” pun semakin melekat sebagai salah satu algojo penalti terbaik di era modern.

Namun jika dibandingkan periode emasnya sepanjang 2024, grafiknya menurun tajam. Dari debut hingga Januari 2025, Palmer mengemas 36 gol liga (33 persen penalti) dan 17 assist dalam 54 pertandingan.

Setelah itu, ia hanya mencatatkan sembilan gol liga (66 persen penalti) dan tiga assist dalam 33 laga. Jumlah tembakan, peluang tercipta, hingga expected goals dan expected assists pun mengalami penurunan.

Chelsea Lebih Baik Tanpa Palmer?

Menariknya, statistik menunjukkan Chelsea justru lebih efektif saat bermain tanpa Palmer musim ini. The Blues memenangkan 73 persen pertandingan tanpa dirinya, dibanding hanya 24 persen ketika ia tampil.

Rata-rata poin per laga tanpa Palmer mencapai 2,27, sementara saat ia bermain hanya 1,18. Produktivitas gol juga meningkat dari 1,5 menjadi 2,2 gol per pertandingan saat ia absen.

Angka tersebut terasa kontras dengan kontribusi krusialnya musim lalu, termasuk saat membawa Chelsea menjuarai Conference League dan menaklukkan Paris Saint-Germain di final Piala Dunia Antarklub.

BACA JUGA:Arsenal vs Chelsea 2-1, Ugly Win Tapi Buat The Gunners Menjauh dari Man City

BACA JUGA:PSG vs Chelsea di 16 Besar Liga Champions, Luis Enrique: Tak Ada Balas Dendam!

Perlu Manajemen yang Lebih Baik?

Musim lalu, Chelsea sempat mengistirahatkan Palmer dari tur pramusim Amerika Serikat demi menjaga kebugarannya. Ia tampil dalam 36 laga Premier League musim 2024-2025.

Namun jadwal padat kembali menghantamnya. Palmer bermain 556 dari total 570 menit yang tersedia di Piala Dunia Antarklub dalam kondisi yang ia sebut “sulit”. Musimnya berlangsung selama 336 hari, sementara jeda antarmusim Chelsea hanya 35 hari — terpendek dalam sejarah klub.

Masalah pangkal paha pun kembali kambuh. Palmer bahkan sempat diizinkan berlatih di Dubai bersama sepupunya yang berprofesi sebagai pelatih pribadi. Meski demikian, pihak klub membantah adanya kebutuhan operasi.

Usai kemenangan 3-1 atas Wolves pada Februari, di mana ia mencetak hat-trick termasuk dua penalti. “Secara fisik saya belum sepenuhnya kembali, tapi saya berharap bersama tim medis di sini saya bisa kembali ke level terbaik,” kata Palmer.

Kini pertanyaannya bukan hanya soal performa individu, melainkan bagaimana Chelsea mengelola aset berharganya tersebut. Dengan jadwal yang semakin padat dan ekspektasi tinggi, kebangkitan Palmer bisa menjadi kunci apakah The Blues mampu kembali bersaing di papan atas. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: