Saudi Siap Ambil Semua Langkah Hadapi Eskalasi Perang AS–Israel vs Iran

Saudi Siap Ambil Semua Langkah Hadapi Eskalasi Perang AS–Israel vs Iran

Saudi Berikan Sinyal Siap Untuk Membalas Iran, Kini Timur Tengah Kian Membara--freepik.com

ARAB SAUDI, HARIAN DISWAY - Arab Saudi menyatakan kesiapan mengambil berbagai langkah untuk menjaga keamanan dan melindungi wilayahnya di tengah eskalasi konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah.

Kantor berita resmi pemerintah, Saudia Press Agency (SPA), melaporkan bahwa kabinet mengadakan rapat secara virtual pada Selasa, 3 Maret 2026 yang dimpimpin oleh Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman (MbS) membahas perkembangan situasi terkini serta dampaknya di tingkat regional maupun global. 

"Kabinet mnegaskan bahwa Arab Saudi akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanannya dan melindungi wilayah, warga negara, dan penduduknya," demikian laporan SPA.

BACA JUGA:Rusia Peringatkan AS dan Israel, Serangan ke Iran Bisa Jadi Bumerang Nuklir

BACA JUGA:Imbas Perang di Timur Tengah, 17 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan

Dalam pertemuan tersebut, MbS juga menyampaikan berbagai komunikasi dan konsultasi yang telah dilakukan dalam beberapa hari terakhir dengan para pemimpin negara lain, termasuk perkembangan dari sejumlah pertemuan internasional.

Sejumlah pemimpin negara juga menyampaikan dukungan, solidaritas, dan komitmen mereka untuk berdiri bersama kerajaan dalam menghadapi situasi yang sedang berkembang. 

Kabinet Saudi mengapresiasi para pemimpin negara lain yang telah menyampaikan sikap mereka serta mengecam apa yang disebut sebagai serangan Iran terhadap negara lain. 

BACA JUGA:Pemusatan Kekuatan Militer AS Terus Berlangsung, Ada Dua Kapal Induk Dikawal Belasan Kapal Perang

BACA JUGA:Perang Iran vs AS dan Israel Berpotensi Dongkrak Harga BBM di Indonesia

"Kabinet kembali menegaskan solidaritas penuh Arab Saudi dengan negara-negara sahabat yang wilayahnya menjadi sasaran agresi Iran yang terang-terangan," lanjut kabinet dalam laporan SPA.

Penyataan kabinet kerajaan itu disampaikan di tengah rangkaian serangan yang dilancarkan Iran terhadap sejumlah target di Arab Saudi, termasuk serangan yang menyasar Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh. 

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kini kian meningkat seiring perkembangan situasi tersebut. Sejumlah negara memantau situasi dengan cermat karena dikhawatirkan dapat memicu eskalasi lebih luas yang berdampak pada stabilitas regional maupun global. (*)

*) Najwa Nabilla Rachmah, Peserta Magang dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: