Harga Emas Antam Naik Lagi Hari Ini, Tembus Rp3.049.000 per Gram!
Harga emas antam naik hari ini, 5 Maret 2026.--pinterest
HARIAN DISWAY - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada perdagangan Kamis, 5 Maret 2026. Teoat setelah sehari sebelumnya harga logam mulia tersebut sempat turun tajam.
Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini naik Rp 4.000 menjadi Rp 3.049.000 per gram. Pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, harga emas tercatat berada di level Rp 3.045.000 per gram setelah sempat anjlok Rp 77.000.
Kenaikan juga terjadi pada harga buyback atau harga jual kembali emas Antam. Hari ini, harga buyback melonjak Rp 25.000 menjadi Rp 2.819.000 per gram.
Harga buyback merupakan harga yang ditetapkan Antam ketika masyarakat ingin menjual kembali emasnya kepada perusahaan.
Ketegangan Geopolitik Picu Naiknya Harga Emas
Kenaikan harga emas tidak lepas dari situasi global yang memanas. Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkatkan minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).
BACA JUGA:Gara-Gara Trump! Harga Emas Antam Hari Ini Cetak Rekor Tertinggi, Naik Rp52.000 per Gram
BACA JUGA:Perang Iran vs AS dan Israel Berpotensi Dongkrak Harga BBM di Indonesia
Harga emas dunia tercatat naik setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat. Insiden militer yang melibatkan kedua negara menambah kekhawatiran pasar global terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas.
Situasi tersebut membuat investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman, salah satunya emas.
Pelemahan Dolar Ikut Mengangkat Harga
Selain faktor geopolitik, pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat juga turut memengaruhi harga emas.
Setelah sebelumnya menguat tajam, dolar AS mulai mengalami koreksi. Pelemahan mata uang tersebut membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain.
Mengutip Liputan6.com, Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, menyebut koreksi dolar memberikan dukungan bagi penguatan harga emas.
Ia juga menilai faktor fundamental makro masih cukup kuat untuk menopang harga emas ke depan, terutama selama ketegangan geopolitik masih berlangsung.
BACA JUGA:Dampak Perang di Timteng, Jemaah Umroh Terancam Rugi Karena Pembatalan Penerbangan Sepihak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: liputan6.com