10 Hari Terakhir Ramadan, Keutamaan dan Amalan untuk Meraih Malam Lailatul Qadar

10 Hari Terakhir Ramadan, Keutamaan dan Amalan untuk Meraih Malam Lailatul Qadar

Raih Lailatul Qadar di 10 malam terakhir bulan Ramadan. --iStock

Ketidakpastian itu dipandang sebagai bentuk hikmah. Agar umat Islam bersungguh-sungguh dalam beribadah sepanjang akhir Ramadan. Bukan hanya pada satu malam tertentu.

Karena itulah banyak umat muslim berusaha menghidupkan seluruh malam pada periode tersebut. Praktik itu membuat suasana ibadah di masjid meningkat.

Terutama pada malam-malam ganjil. Seperti malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan. Itu sering diyakini memiliki peluang lebih besar sebagai waktu terjadinya Lailatul Qadar.

BACA JUGA:6 Doa Mustajab di Malam Lailatul Qadar, Memohon Ampun dan Keberkahan

BACA JUGA:Benarkah Lailatul Qadar Turun di Malam Ganjil? Ini Penjelasannya!

Tradisi I’tikaf dan Peningkatan Ibadah


Suasana malam Lailatul Qadar yang khusyuk, di mana umat Muslim berkumpul untuk beribadah dan mencari keberkahan di sepuluh malam Ramadan. -Sufyan Hussain-Pinterest

Salah satu tradisi yang sering dilakukan pada sepuluh hari terakhir Ramadan adalah i’tikaf. Yaitu berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah kepada Tuhan.

Tradisi itu mengikuti teladan Nabi Muhammad Saw yang diketahui memperbanyak ibadah. Juga melakukan i’tikaf pada akhir Ramadan. Sebagai upaya mencari Lailatul Qadar.

Selama i’tikaf, umat Muslim biasanya mengisi waktu dengan berbagai amalan. Seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, juga memperbanyak doa.

Aktivitas itu menjadi sarana meningkatkan spiritualitas. Sekaligus sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi diri. Setelah menjalani hampir satu bulan penuh ibadah puasa.

BACA JUGA:Misteri Lailatul Qadar: Alasan di Balik Kerahasiaan Malam Seribu Bulan

BACA JUGA:Kapan Lailatul Qadar Terjadi dan Bagaimana Cara Meraihnya?

Kesempatan Spiritual yang Datang Setahun Sekali

Sepuluh hari terakhir Ramadan sering dianggap sebagai puncak perjalanan spiritual selama bulan suci, setelah menjalani puasa, menahan diri, dan meningkatkan ibadah sejak awal Ramadan.

Hal itu menjadi kesempatan terakhir bagi umat muslim. Untuk memperbanyak amal sebelum bulan suci berakhir.

Dengan harapan dapat meraih Lailatul Qadar, umat muslim berupaya menjadikan sepuluh malam terakhir Ramadan sebagai waktu yang penuh ibadah, refleksi, dan doa.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: