TNI Siaga 1, Panglima Agus Instruksikan Pengamanan Objek Vital Nasional

TNI Siaga 1, Panglima Agus Instruksikan Pengamanan Objek Vital Nasional

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan Surat Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 tentang instruksi Siaga 1 ke seluruh prajurit-Disway.id/Anisha Aprilia-

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan instruksi peningkatan kesiapsiagaan bagi seluruh jajaran prajurit melalui Surat Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026.

Instruksi tersebut memerintahkan satuan TNI untuk berada dalam kondisi Siaga 1 serta memperkuat pengamanan di sejumlah titik strategis.

Ketika dikonfirmasi mengenai isi telegram tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah tidak menjelaskan secara rinci latar belakang perintah tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa kesiapan militer merupakan bagian dari tugas pokok TNI sebagaimana diatur dalam undang-undang.

BACA JUGA:Bantah Isu BoP Tak Bela Palestina, KSP Beberkan 20 Poin Rencana Perdamaian Gaza

BACA JUGA:Mengapa (Indonesia) Seharusnya Berpihak kepada Iran?

"Perlu saya sampaikan bahwa sesuai yang diamanatkan dalam UU TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara," kata dia, Minggu, 8 Maret 2026.

Menurutnya, prajurit TNI dituntut selalu siap menghadapi perkembangan situasi yang bisa muncul dari berbagai arah, baik di tingkat internasional, regional, maupun nasional.

Karena itu, kesiapan operasional harus terus dijaga melalui berbagai mekanisme pengecekan rutin.

"Dengan demikian TNI harus memiliki kesiapsiagaan operasional yang tinggi, salah satunya adalah dengan melaksanakan Apel pengecekan kesiapan secara rutin," tegasnya.

BACA JUGA:Jawab Trump, Presiden Iran Nyatakan Negaranya Tak Akan Menyerah ke Amerika

BACA JUGA:Hari Ketujuh Perang, Iran Lancarkan Operasi Janji Sejati Gelombang 24

Dalam telegram tersebut, Panglima TNI memerintahkan jajaran Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) untuk menyiagakan personel dan alutsista di wilayah masing-masing.

Selain itu, patroli diminta ditingkatkan di berbagai objek vital strategis serta pusat aktivitas ekonomi, seperti bandara, pelabuhan laut maupun sungai, stasiun kereta api, terminal bus, hingga fasilitas kelistrikan milik PLN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: