Perang Narasi Era Akal Imitasi
ILUSTRASI Perang Narasi Era Akal Imitasi.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Namun, kebijakan semacam itu hanya menyentuh sebagian kecil persoalan.
Teknologi AI berkembang jauh lebih cepat daripada kemampuan masyarakat untuk memverifikasi informasi. Dalam situasi konflik atau krisis, banjir gambar dan video yang tidak jelas sumbernya dapat menciptakan kebisingan informasi yang membuat publik sulit membedakan fakta dan fiksi.
Akibatnya bukan hanya orang memercayai sesuatu yang salah. Lebih berbahaya lagi, orang bisa mulai meragukan sesuatu yang benar. (*)

*) Doan Widhiandono adalah jurnalis Harian Disway dan dosen Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: