IRGC: Iran yang Menentukan Akhir Perang Timur Tengah, Bukan Amerika Serikat
Iran melalui The Islamic Revolution Guards Corps atau IRGC menyampaikan bahwa kapal penghancur Amerika dihajar ruda Iran pada Selasa 3 Maret lalu di Samudera Hindia.-dok disway-
BACA JUGA:Kilang Minyak Bapco di Bahrain Terbakar, Diduga Diserang Drone Iran
BACA JUGA:Iran Serang Fasilitas Pemurnian Air Minum Bahrain, Pembalasan atas Qeshm
“Sebagai respons atas agresi teroris Amerika dari pangkalan Juffair terhadap fasilitas desalinasi Qeshm, pangkalan militer Amerika tersebut segera diserang menggunakan rudal berpemandu presisi berbahan bakar padat dan cair milik IRGC,” demikian pernyataan Garda Revolusi Iran di situs resminya dikutip Rabu, 11 Maret 2026.
Selain itu, pemerintah Iran juga menolak campur tangan pihak asing dalam urusan domestik mereka. Termasuk dalam proses penentuan kepemimpinan negara setelah wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Pernyataan yang saling bertolak belakang dari Washington dan Teheran menunjukkan bahwa ketegangan antara kedua pihak masih tinggi. Situasi ini juga menandakan bahwa konflik di Timur Tengah masih jauh dari mereda. (*)
*) Peserta Magang dari Universitas Airlangga
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: