Rating Pemain Arsenal yang Ditahan Imbang Leverkusen 1-1, Terbaik Bukan Kai Havertz
Aksi Noni Madueke (tengah) dalam laga Bayer Leverkusen vs Arsenal, leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis 12 Maret 2026--Uefa.com
Aksinya yang berujung penalti akhirnya menjadi momen penentu yang menyelamatkan Arsenal dari kekalahan. Selain Gabriel Martinelli yang sempat mengancam di babak pertama, kontribusi lini depan Arsenal memang relatif terbatas.
Tim asuhan Mikel Arteta hanya mampu menciptakan sedikit peluang berbahaya sepanjang pertandingan. Secara statistik, Arsenal memang sedikit lebih dominan dalam penguasaan bola dengan sekitar 55 persen.
Namun dominasi tersebut tidak benar-benar tercermin dalam jumlah peluang yang mereka hasilkan. Arsenal hanya mencatatkan enam tembakan sepanjang pertandingan dengan dua yang tepat sasaran.
Di sisi lain, lini pertahanan Arsenal sebenarnya tampil cukup solid. Leverkusen hanya mampu menciptakan satu peluang besar dan tiga tembakan tepat sasaran.
BACA JUGA:Mansfield vs Arsenal 1-2, The Gunners Bablas ke Perempat Final Piala FA
BACA JUGA:Arsenal Catat Ugly Win Lagi, Gaya Main Mikel Arteta Mulai Dikritik
Hasil imbang tetap memberi Arsenal peluang besar untuk menentukan nasib di leg kedua. Namun, peningkatan kreativitas di lini depan wajib dilakukan jika ingin lolos. Simak rating pemain Arsenal yang bermain pas-pasan di kandang Leverkusen. (*)
Rating Pemain Arsenal
Kiper
David Raya (6/10)
Penampilannya cukup solid dalam mengamankan bola. Ia juga membuat penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Martin Terrier di awal babak kedua. Meski demikian, beberapa kali tendangan panjangnya kurang akurat.
Belakang

Aksi Jurrien Timber dalam laga Bayer Leverkusen vs Arsenal, leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis 12 Maret 2026--Uefa.com
Jurrien Timber (5/10)
Tidak tampil maksimal sepanjang pertandingan. Timber beberapa kali melakukan kontrol dan umpan yang kurang bersih. Ia juga dinilai kurang membantu Bukayo Saka di sisi kanan. Peluang emas untuk menyamakan skor sempat datang, tetapi sundulannya justru melambung di atas gawang.
William Saliba (4/10)
Beberapa kali kesulitan menghadapi tekanan dari Kofane. Distribusi bolanya juga tidak selalu akurat sehingga membuat permainan Arsenal kurang lancar dari lini belakang.
Gabriel Magalhaes (3/10)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: goal.com