Workshop Layers of Love, Perkuat Bonding Ibu dan Anak lewat Baking dan Hypnoparenting
Workshop Layers of Love Ajak Ibu dan Anak Perkuat Bonding Lewat Baking dan Hypnoparenting-Saffanah Indah Fitrizahrani-Harian Disway
Di hadapan para peserta, ia menegaskan bahwa metode hypnoparenting membantu orang tua menyampaikan pesan positif kepada anak pada waktu yang tepat.
"Hypnoparenting adalah metode pengasuhan yang menggabungkan teknik hipnosis (sugesti) dengan pola asuh. Bertujuan menanamkan pesan atau nilai-nilai positif ke alam bawah sadar anak," ungkapnya.
Dicky mengatakan bahwa teknik tersebut dilakukan saat anak rileks atau mengantuk. "Ini berguna untuk membentuk perilaku baik, disiplin, dan emosi yang stabil," terangnya.
BACA JUGA:4 Cara Smart Parenting yang Membantu Anak Tumbuh Seimbang di Sekolah, Hobi, dan Kehidupan
BACA JUGA:Gentle Parenting, 7 Tip Efektif Pola Asuh untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional dan Perilaku Anak
Ia juga memaparkan pola pengasuhan alias parenting yang baik. "Caranya adalah menggunakan pendekatan yang diterima otak. Salah satunya lewat hypnoparenting," imbuhnya.
Sugesti positif disampaikan saat gelombang otak anak berada pada fase alpha dan theta. Itu biasanya terjadi sebelum tidur atau saat bangun tidur.
Baking dan journaling menyusul sesi edukasi hypnoparenting tersebut. Dalam kegiatan itu, orang tua berkesempatan merefleksikan diri.
Membuat tiramisu bersama akan menjadi memori positif dalam otak anak-anak, sekaligus mematrikan kenangan manis dalam hati karena punya quality time dengan orang tua, khususnya ibu.

BAKING TIRAMISU bersama antara ibu dan anak bertujuan mempererat bonding keduanya pada Sabtu, 14 Maret 2026. -Saffanah Indah Fitrizahrani-Harian Disway
BACA JUGA:Cara Menjalankan Gentle Parenting di Era Modern yang Penuh Tantangan
Karin Binanto, peserta workshop, mengaku mendapatkan pengalaman baru hari itu. Dia menilai kegiatan semacam itu sebagai hal yang penting. Sebab, ada nilai kuat yang dipetik anak dalam kebersamaan dengan ibunya.
“Menurutku ini sesuatu yang memberikan value kembali kepada para pesertanya. Sesuai tema, meningkatkan bonding antara ibu dan anak,” paparnya.
Antusiasme peserta membuat Jessica dan para pihak yang digandengnya berencana membuat acara semacam itu lebih rutin. Tentu saja, temanya beragam. Mulai dari seni, kerajinan, dan olahraga. Namun, agenda utamanya tetap penguatan kesehatan mental. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: