151 Km Jalan Rusak di Jatim, Aspal Berlubang dan Bergelombang Jadi Titik Rawan Laka

151 Km Jalan Rusak di Jatim, Aspal Berlubang dan Bergelombang Jadi Titik Rawan Laka

Ilustrasi. Pemudik menuju Jawa Timur diminta waspada karena sejumlah ruas jalan nasional dan provinsi masih rusak, termasuk jalur Pasuruan hingga Kraton.-Mohamad Nur Khotib-Harian Disway with AI-

Salah satu warga setempat, Mustoyib, mengatakan kondisi jalan tersebut sering menyebabkan pengendara motor terjatuh.

“Kalau seminggu bisa lima kali ada yang jatuh. Kadang sehari dua kali,” kata pria 53 tahun itu.

Rumah Mustoyib berada tepat di pinggir jalan. Ia kerap melihat bahkan membantu pengendara yang terjatuh akibat jalan bergelombang.

BACA JUGA:One Way Tol Trans Jawa Hari Ini: Jadwal, Rute, dan Aturan Rekayasa Lalin Mudik Lebaran 2026

BACA JUGA:Tip Rehidrasi saat Mudik agar Wajah Tidak Terlihat Kusam dan Tua

Menurutnya, kecelakaan paling sering terjadi pada pagi hari ketika arus kendaraan ramai oleh pekerja dan pelajar yang berangkat beraktivitas.

Korban yang terjatuh sebagian besar adalah pekerja yang melintas dari arah Pasuruan menuju Sidoarjo atau Surabaya. Sebagian hanya mengalami luka lecet, tetapi ada juga yang sampai patah tulang.

Jika ada korban yang tidak mampu berdiri, warga sekitar biasanya membantu mengangkat dan membawanya ke Puskesmas Kraton sebelum dirujuk ke rumah sakit di Bangil.

Belakangan, Polsek Kraton juga sempat memberi tanda pada jalan rusak menggunakan pilok putih. Tanda tersebut biasanya muncul sekitar satu minggu sebelum perbaikan dilakukan.

Pengalaman serupa juga dialami Yuli Nur Idawati. Warga Gempol itu pernah terjatuh di Jalan Dokter Soetomo, Bangil, tepatnya di sekitar Polres Pasuruan.

Peristiwa tersebut terjadi pada 22 Februari 2026 sekitar pukul 16.30 saat hujan deras. Saat itu Yuli tengah menuju RSUD Bangil untuk menjaga ibunya yang sedang dirawat.

BACA JUGA:Deep Sleep sebelum Mudik Motor Jarak Jauh: Berapa Jam agar Tidak Lelah di Perjalanan?

BACA JUGA:Arus Mudik Mulai Terlihat di H-9 Lebaran, Jasa Marga Beri Potongan Tarif Tol 23% di Ruas Batang-Semarang

Ia mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 dengan kecepatan sekitar 70 kilometer per jam. Saat melintasi genangan air di depan Alfamidi setelah Polres Pasuruan, motornya tiba-tiba oleng dan ia terjatuh.

“Saya tidak tahu kalau ada lubang karena tertutup air hujan,” kenangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: