Tip Rehidrasi saat Mudik agar Wajah Tidak Terlihat Kusam dan Tua
Aktivitas yang padat kerap membuat seseorang lupa minum dan membuatnya dehidrasi.--iStock
HARIAN DISWAY - Perjalanan mudik jarak jauh sering membuat seseorang lupa menjaga asupan cairan tubuh.
Seseorang kerap lebih fokus pada kondisi jalan, kelelahan, serta keinginan cepat sampai tujuan. Dampaknya, kebiasaan minum air menjadi berkurang.
Hal itu dapat menyebabkan dehidrasi. Pengaruhnya pada kesehatan tubuh. Juga kondisi kulit. Terutama pada bagian wajah.
Kulit termasuk organ yang sangat sensitif terhadap kekurangan cairan. Saat tubuh tidak terhidrasi dengan baik, tekstur kulit bisa berubah menjadi lebih kering, kusam, dan tampak tidak segar.
BACA JUGA:5 Tip Cegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan 2026
BACA JUGA:Dehidrasi Kronis Bisa Ganggu Aktivitas, Kenali Gejala dan Solusinya
Kondisi itu sering dialami pemudik. Terutama yang melakukan perjalanan jauh di bawah panas matahari atau angin dalam waktu lama.
Dehidrasi membuat kulit kusam dan tidak elastis

Ilustrasi seorang yang meminum air mineral untuk mencegah dehidrasi di tengah cuaca panas-Health Shots-www.healthshots.com
Kulit membutuhkan cairan yang cukup agar tetap lembap dan elastis. Ketika tubuh kekurangan air, lapisan kulit kehilangan kelembapan alami. Sehingga permukaannya terlihat kering dan tidak bercahaya.
Kondisi itu dikenal sebagai dehydrated skin. Yaitu keadaan ketika kulit kekurangan air meskipun jenis kulit tidak selalu kering.
Saat dehidrasi terjadi, sel kulit tidak mampu mempertahankan bentuk normalnya. Akibatnya, kulit terlihat lebih tipis, garis halus lebih jelas, dan elastisitas menurun.
BACA JUGA:6 Tip Mencegah Dehidrasi Saat Puasa
BACA JUGA:Cuaca Panas dan Kering di Tanah Suci, Ini Beberapa Tips Untuk Mencegah Dehidrasi Bagi Jamaah Haji
Wajah juga bisa terasa kaku dan kurang segar. Terutama setelah berada dalam perjalanan panjang dengan paparan panas dan debu.
Kurang minum saat mudik dapat membuat wajah terlihat lebih tua
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: